SURABAYA, RADAR MALANG - Busana karya siswa SMKN 1 Turen dipakai Gubernur Jawa Timur (Jatim) saat awarding East Java Innovative Education Summit (EJIES) 2026, Kamis lalu (21/5).
"Alhamdulillah sangat bangga sekali saat karya yang dibuat murid murid kami dipakai oleh Gubernur Jatim dan dipamerkan di awarding EJIES 2026," ungkap Waka Humas SMKN 1 Turen, Susiatining Rahayu.
Bertempat di Legacy Ballroom Jalan Raya Kupang Indah No.33-37, Surabaya, EJIES sendiri adalah ajang apresiasi dan wadah inovasi pendidikan terbesar di Jawa Timur yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jatim.
Acara dihadiri oleh Gubernur Jatim Dra Hj Khofifah Indar Parawansa MSI, Kadispenprov Jatim Dr Aries Agung Paewai SSTP MM, seluruh Kepala Cabang Dinas Pendidikan di wilayah Jatim, serta 50 finalis inovasi terbaik se-Jawa Timur.
Dengan label Rumah Rensa, baju karya siswa SMKN 1 Turen ini, merupakan hasil Teaching Factory (TEFA) dari Konsentrasi Keahlian Desain dan Produksi Busana.
Sekolah yang memiliki motto 'Bintara Juara' (Bina Taruna Adi Karya Jujur Ulet Amanah Responsif dan Adaptif) ini juga fokus di bidang produksi, desain modest wear yang sukses menembus panggung internasional seperti Hongkong Fashion InStyle.
Busana yang digunakan orang nomor 1 di Jawa Timur tersebut juga merupakan jenis One Set Blue (Ren-095). Termasuk outer dengan bahan kain tenun yang dikombinasikan bersama kain lurik gerimis dengan pelapis tricot. Baju ini juga disertai dengan inner dress yang senada dengan outer. Sangat cocok digunakan untuk acara formal maupun santai.
Proses pembuatan baju ini memakan waktu yang panjang karena terdiri dari detail-detail yang apik. Hal tersebut membuat busana ini sangat istimewa.
Tidak hanya itu, baju ini juga makin spesial karena dikerjakan oleh tangan-tangan kreatif dari murid dengan bimbingan para guru SMKN 1 Turen.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Malang Dwi Anggraeni SPd MPd sangat mengapresiasi hasil karya SMKN 1 Turen yang dipamerkan di ajang EJIES tersebut. "Luar biasa. Siswa SMKN 1 Turen bisa membuat karya se-kreatif itu dan sudah go internasional pula. Semoga ke depan, mereka bisa menularkan prestasi yang baik ini ke sekolah lain di Kabupaten Malang," pungkasnya. (bes)
Editor : A. Nugroho