KEPANJEN, RADAR MALANG – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti Ballroom Bonderland, Sabtu (23/5). Lebih dari 300 siswa SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen resmi dikukuhkan dalam prosesi tasyakuran kelulusan yang berlangsung khidmat sekaligus meriah.
Didampingi orang tua masing-masing, para siswa tampak sumringah saat mengikuti rangkaian acara. Momen tersebut menjadi penanda berakhirnya masa pendidikan sekaligus awal langkah baru bagi para lulusan untuk memasuki dunia kerja, melanjutkan pendidikan, maupun berwirausaha.
Sebagai salah satu sekolah vokasi yang cukup dikenal di Kabupaten Malang, SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen tahun ini kembali meluluskan ratusan siswa dengan berbagai capaian prestasi akademik maupun nonakademik.
Kepala SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen Mochamad Arief Luqman Hakim M.Pd menyampaikan apresiasi atas perjuangan para siswa selama menempuh pendidikan di sekolah tersebut. Menurutnya, lulusan SMK harus memiliki kesiapan menghadapi tantangan dunia yang semakin dinamis.
”Saya berharap anak-anak bisa ada di mana-mana sesuai dengan keinginannya. Entah itu langsung terserap di dunia kerja, berwirausaha, atau melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” tuturnya.
Dia menambahkan, sekolah terus berupaya membekali siswa dengan keterampilan yang adaptif sesuai kebutuhan industri dan perkembangan zaman. Karena itu, lulusan diharapkan tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang sendiri.
Prosesi tasyakuran kali ini tidak hanya menjadi ajang pelepasan siswa kelas akhir. Pihak sekolah juga memberikan penghargaan kepada sejumlah siswa yang berhasil meraih prestasi di berbagai bidang.
Beberapa siswa dipanggil maju ke depan untuk menerima piagam penghargaan. Prestasi tersebut di antaranya berasal dari cabang olahraga bola voli, lomba baris berbaris, hingga Festival Vokasi Satu Hati dan berbagai kompetisi lainnya.
Momentum tersebut sekaligus menjadi penyemangat bagi siswa kelas X dan XI agar terus meningkatkan prestasi selama menempuh pendidikan di sekolah. Dalam sambutannya, Arief menekankan dua hal penting yang harus dimiliki siswa untuk menghadapi masa depan. Yakni ketekunan dalam mengasah kemampuan sesuai bidang keahlian serta semangat belajar yang tinggi.
Sekolah, lanjut dia, berkomitmen tidak sekadar melepas siswa setelah lulus. Pihaknya ingin tetap menjadi ruang pendampingan bagi para alumni maupun siswa yang masih berproses meraih prestasi.
“Sekolah akan terus mendampingi dan memfasilitasi setiap siswa untuk berprestasi,” tegasnya. (rah/adn)
Editor : Aditya Novrian