Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

IFP Ubah Suasana Belajar, Metode Jadi Lebih Beragam dan Interaktif

Xeon Rhao Loudra Widadi • Rabu, 27 Mei 2026 | 12:12 WIB
PERKUAT DIGITALISASI: Interactive Flat Panel (IFP) membantu para guru di Indonesia dalam melaksanakan proses pembelajaran karena kepraktisannya. (Dok. Kemendikdasmen)
PERKUAT DIGITALISASI: Interactive Flat Panel (IFP) membantu para guru di Indonesia dalam melaksanakan proses pembelajaran karena kepraktisannya. (Dok. Kemendikdasmen)

LAMPUNG, RADAR MALANG -  Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus menunjukkan komitmennya dalam mempercepat digitalisasi pendidikan di Indonesia. Salah satu bukti nyatanya adalah pemanfaatan Interactive Flat Panel (IFP) sebagai media pembelajaran yang interaktif, efektif, dan menyenangkan.

Baca Juga: BKHM Kemendikdasmen Gelar Forum Komunikasi Publik di Makassar, Bahas Kolaborasi dan Mutu Pendidikan

IFP vs Proyektor: Perbedaan yang Signifikan

Dibandingkan dengan penggunaan proyektor yang membutuhkan waktu relatif lama untuk sinkronisasi dengan gawai pendamping, IFP menawarkan kepraktisan yang jauh lebih baik. Efisiensi waktu menjadi salah satu keunggulan utamanya.

erangkat ini dilengkapi dengan koneksi internet dan ekosistem aplikasi yang memadai. Dengan demikian, para guru dapat dengan mudah mengakses materi pembelajaran secara langsung tanpa perlu repot menyambungkan kabel.

Baca Juga: Capaian Revitalisasi NTT: 576 Sekolah Dibangun dan 9.019 IFP Disalurkan

Guru Merasa Terbantu dengan IFP

Ibu Romiyati, Guru Kimia di SMAN 14 Bandar Lampung, mengakui bahwa IFP sangat memudahkan pekerjaannya dalam mengajar. Menurutnya, perangkat ini membuat proses menjelaskan materi menjadi lebih interaktif dan tidak monoton.

“Dengan menggunakan IFP, metode pembelajaran menjadi lebih beragam. Guru bisa menulis di papan tulis digital, memutar video edukasi secara bersamaan, hingga membuka Power Point (PPT) dalam satu waktu," ujarnya.

Akun belajar.id dan Rumah Pendidikan

Integrasi teknologi pendidikan di sekolah juga diperkuat dengan optimalisasi akun belajar.id. Akun ini wajib dimiliki oleh setiap pendidik sebagai bagian dari ekosistem digital pemerintah.

Baca Juga: Digitalisasi Pembelajaran di NTT Membuahkan Hasil, Nilai Murid Melonjak Berkat IFP dan Starlink

Melalui akun belajar.id, guru dapat menyimpan berbagai materi pembelajaran di Google Drive dengan kapasitas memori yang sangat besar. Selain itu, mereka juga dapat mengakses berbagai platform digital resmi pemerintah, seperti Rumah Pendidikan.

Dengan sinergi teknologi yang tepat guna, diharapkan motivasi belajar siswa di seluruh Indonesia akan semakin meningkat.

Editor : Aditya Novrian
#Interactive Flat Panel #papan digital interaktif #IFP #kemendikdasmen