SORONG, RADAR MALANG - Pemerintah terus memperkuat pemerataan layanan pendidikan hingga ke wilayah timur Indonesia. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti dalam kunjungannya, menyerahkan bantuan revitalisasi untuk tahun 2026 bagi sejumlah sekolah di Kota Sorong dan Kabupaten Sorong.
Anggaran Revitalisasi 2025: Rp4,9 Miliar untuk Kota Sorong, Rp22 Miliar untuk Kabupaten Sorong
Untuk tahun 2026, bantuan revitalisasi telah ditetapkan untuk Kota Sorong sebanyak 5 sekolah. Total anggaran yang dialokasikan sebesar Rp3,6 miliar.
Sedangkan Kabupaten Sorong memperoleh bantuan untuk 34 sekolah dengan anggaran Rp16,5 miliar. Jumlah ini meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Prioritas Revitalisasi 2026: Sekolah Terdampak Bencana hingga Daerah 3T
Mendikdasmen menjelaskan bahwa prioritas revitalisasi tahun 2026 difokuskan pada tiga kategori sekolah. Pertama, sekolah yang terdampak bencana alam.
Kedua, sekolah yang berada di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Ketiga, sekolah yang mengalami kerusakan fisik berat.
Beberapa Sekolah Rasakan Manfaat
Manfaat program revitalisasi dirasakan langsung oleh satuan pendidikan penerima bantuan. Kepala SMK Negeri 1 Kota Sorong, A. H. P. Ompusunggu, menjelaskan kondisi sekolahnya sebelum mendapat bantuan.
"Kami sangat berterima kasih dengan adanya bantuan revitalisasi ini. Perpustakaan yang kami dapatkan sangat baik dan nanti akan kami kembangkan dengan perpustakaan digital," ujarnya.
Hal serupa disampaikan oleh Kepala SMA Negeri 5 Kabupaten Sorong, Ficce Loppies. Atap bocor, lantai rusak, dan fasilitas laboratorium yang memerlukan perbaikan menjadi pemandangan sehari-hari. Kini, semua itu telah berubah.
Baca Juga: Capaian Revitalisasi NTT: 576 Sekolah Dibangun dan 9.019 IFP Disalurkan
Kepala SD Negeri 21 Kabupaten Sorong, Alfina Lewerissa, menjadi salah satu penerima bantuan revitalisasi tahun 2026. Sekolahnya akan menerima bantuan sebesar Rp1,2 miliar.
Melalui penguatan sarana dan prasarana pendidikan hingga ke wilayah timur Indonesia, pemerintah berupaya memastikan anak-anak Papua memperoleh kesempatan belajar yang setara.
Editor : Aditya NovrianSumber : kemendikdasmen.go.id