Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

25 Guru SMA Malang-Batu Upgrade Skill Menulis di Diklat Jurnalistik

Galih R Prasetyo • Jumat, 29 Mei 2026 | 14:26 WIB
TERBAIK: Sebanyak 25 guru SMA/ MA se-kota Malang dan Batu bersemangat mengikuti diklat jurnalistik di Ocean Garden Soekarno Hatta, Selasa lalu (26/5).
TERBAIK: Sebanyak 25 guru SMA/ MA se-kota Malang dan Batu bersemangat mengikuti diklat jurnalistik di Ocean Garden Soekarno Hatta, Selasa lalu (26/5).

MALANG KOTA, RADAR MALANG - Sebanyak 25 guru SMA se-Kota Malang dan Batu mengikuti diklat jurnalistik pada Selasa (26/5). Bertempat di Ocean Garden Soekarno Hatta, acara itu merupakan kerja sama Jawa Pos Radar Malang bersama Cabang Dinas Pendidikan wilayah Kota Malang-Kota Batu.

Kegiatan diklat dibuka dengan motivasi dan apresiasi dari Koordinator Diklat Jurnalistik Guru se-Malang Raya Bachtiar Eko S. ”Banyak hal yang bisa dilakukan guru untuk peningkatan literasi sekolah,” jelasnya.

Baca Juga: 25 Guru SMA Malang-Batu Upgrade Skill Menulis di Diklat Jurnalistik

Materi pertama disampaikan Kepala Editor Penerbit PT. Cita Intrans Selaras Uni Ruchul Janah. Para peserta diajak mengenal jenis buku fiksi dan non fiksi. Dibahas juga, kelemahan penulis pemula, dan struktur menulis buku. Seluruh peserta wajib menulis dengan target 4 lembar.

Redaktur Jawa Pos Radar Batu Fajar Andre Setiawan menyampaikan materi kedua. Dia mengulas bagai mana peserta membuat berita yang up to date dan sesuai fakta. Untuk selanjutnya, dituangkan dalam bentuk tulisan dan langsung dikoreksi.

Para peserta juga diajak untuk membuat Standar Operasional Prosedur (SOP) menerima wartawan bodrex dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Website Dewan Pers jadi acuannya.

Baca Juga: Kuota Terbatas, Guru SMA/MA Kota Malang dan Batu Bisa Segera Daftar Diklat Jurnalistik

Kepala Cabang Dinas Pendidikan wilayah Kota Malang – Kota Batu Dr Hj Hastini Ratna Dewi MPd berterima kasih atas partisipasi luar biasa peserta. ”Semoga ke depan media sosial sekolah bisa hidup dengan narasi yang dibuat sendiri oleh para guru. Literasi di sekolah bisa lebih meningkat, dengan buku antologi hasil karya peserta diklat,” tutupnya. (bes/gp)

Editor : A. Nugroho
#jawa pos radar malang #skill menulis #sop #Diklat Jurnalistik