MALANG, RADAR MALANG – Persaingan memperebutkan kursi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Kota Malang melalui jalur mandiri 2026 dipastikan berjalan ketat. Calon mahasiswa baru harus cermat memperhitungkan peluang karena setiap kampus menetapkan daya tampung yang bervariasi.
Baca Juga: 5 Jurusan Kelas Internasional (IUP) Terbaik di Kampus Malang
Informasi mengenai rincian kuota ini membantu pendaftar mengukur tingkat kompetisi di masing-masing universitas. Berikut adalah urutan daya tampung Jalur Mandiri PTN di Malang, mulai dari kuota yang tersempit hingga yang paling melimpah.
Politeknik Negeri Malang
Kampus vokasi ini menyediakan daya tampung terkecil dibanding PTN lain dengan mengalokasikan kuota sekitar 2.010 kursi. Jumlah tersebut diambil dari total keseluruhan daya tampung yang mencapai 5.606 mahasiswa baru. Pendaftar dapat mengakses kuota ini melalui seleksi computer based test, mandiri prestasi rapor & nilai UTBK, serta mandiri kelas internasional & joint degree.
Baca Juga: Polinema Buka Pendaftaran Jalur Mandiri Prestasi dan Nilai UTBK 2026
UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
UIN Maliki Malang menetapkan daya tampung sekitar 30% dari total kuota penerimaan mahasiswa baru. Seleksi jalur mandiri di kampus ini dibagi ke dalam tiga kategori utama yang dapat dipilih peserta, yakni mandiri tulis, mandiri non-tes, dan mandiri prestasi.
Universitas Negeri Malang (UM)
UM mengalokasikan kuota maksimal sebesar 50% dari total daya tampung mahasiswa baru untuk program sarjana dan diploma 4. Daya tampung untuk jalur mandiri berkisar hingga 6.550 kursi. Kuota melimpah ini tersebar melalui skema skor UTBK, tes masuk berbasis komputer (TMBK), prestasi, leadership, kemitraan, dan kelas internasional.
Baca Juga: Update Seleksi Mandiri Jalur Tes Masuk Berbasis Komputer di Universitas Negeri Malang
Universitas Brawijaya (UB)
UB menjadi PTN dengan daya tampung terbesar karena menyediakan kuota maksimal 50% dari total daya tampung yang mencapai kisaran 17.000 kursi. Persentase kuota ini dibagi ke dalam lima skema jalur mandiri yang diselenggarakan universitas, yaitu jalur SMUB rapor & prestasi, nilai UTBK, penyandang disabilitas, vokasi dan PSDKU Kediri, hingga International Undergraduate Program (IUP).
Manfaatkan data kuota ini untuk menganalisis peluang kelulusan demi mengamankan satu tempat di kampus impian tahun ini.
Editor : Aditya Novrian