FTUB dan BPSDM Kementerian PU Perkuat Pengembangan SDM melalui Program Magister Super Spesialis

A. Nugroho • Dipublikasikan Senin, 8 Juni 2026 | 12:00 WIB
SINERGI: FTUB melakukan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Pekerjaan Umum.
SINERGI: FTUB melakukan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Pekerjaan Umum.

MALANG, RARAR MALANG - Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FTUB) memperkuat perannya dalam pengembangan sumber daya manusia sektor infrastruktur nasional melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Pekerjaan Umum.

Kerja sama tersebut difokuskan pada pelaksanaan Program Magister Super Spesialis Semester II dan III pada Program Studi Rekayasa Teknologi Operasi dan Pemeliharaan Irigasi. Hal tersebut sebagai upaya peningkatan kompetensi profesional di bidang sumber daya air.


Penandatanganan PKS dilaksanakan di Ruang Rapat Pimpinan Lantai 3 Gedung Dekanat FTUB, Jumat (5/6). Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pimpinan fakultas, mulai dari Dekan, Wakil Dekan, hingga Ketua Departemen Teknik Pengairan FTUB.

KOLABORASI: Sinergi antara FTUB dan BPSDM Kementerian PU yang sangat berdampak dan bermanfaat.
KOLABORASI: Sinergi antara FTUB dan BPSDM Kementerian PU yang sangat berdampak dan bermanfaat.

Perjanjian kerja sama ditandatangani langsung oleh Dekan FTUB, Prof Ir Hadi Suyono, S.T., MT., Ph.D.,  IPU., ASEAN Eng., APEC Eng., dan Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Air, Cipta Karya, dan Prasarana Strategis BPSDM Kementerian PU, Dr Ir Doedoeng Zenal Arifin, ST., MT.

Kerja sama ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam menghasilkan tenaga ahli yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan pembangunan nasional.


Salah satu tujuan utama dari kerja sama tersebut adalah memberikan kesempatan kepada sejumlah SDM dari Pusat Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Air, Cipta Karya, dan Prasarana Strategis (Pusbangkom SDACKPS) untuk melanjutkan studi pada Departemen Teknik Pengairan FTUB.

Melalui pendidikan lanjutan ini, peserta diharapkan mampu meningkatkan kapasitas profesional sekaligus memperkuat kemampuan teknis dalam mendukung pembangunan dan pengelolaan infrastruktur irigasi di Indonesia.


Kolaborasi antara FTUB dan BPSDM Kementerian PU juga diharapkan dapat menghasilkan model pendidikan yang adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

Dengan menggabungkan keunggulan akademik perguruan tinggi dan pengalaman praktis dari institusi pemerintah, program ini berpotensi melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara teoritis, tetapi juga mampu memberikan solusi nyata terhadap berbagai tantangan pembangunan nasional.

SATU VISI: Kerja sama FTUB dan KemenPU menjadi langkah konkret dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah
SATU VISI: Kerja sama FTUB dan KemenPU menjadi langkah konkret dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah

 


Selain aspek pendidikan, kerja sama ini membuka peluang pengembangan riset dan kegiatan akademik lainnya yang relevan dengan bidang sumber daya air dan infrastruktur.

Sinergi antara FTUB dan BPSDM Kementerian PU diharapkan mampu menghasilkan inovasi yang mendukung peningkatan kualitas layanan infrastruktur serta pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan.


Kegiatan penandatanganan PKS ini sejalan dengan komitmen pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui pengembangan pendidikan lanjutan bagi tenaga profesional, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui penguatan kompetensi di bidang infrastruktur dan sumber daya air. Serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi strategis antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

Editor : A. Nugroho
ftub kerja sama PU pekerjaan umum kementerian