MALANG, RADAR MALANG – Program beasiswa saat ini tidak hanya memberikan bantuan biaya kuliah. Sejumlah penyelenggara juga menawarkan uang saku, laptop, pelatihan profesional, hingga kesempatan membangun jejaring nasional maupun internasional.
Informasi tersebut tercantum dalam daftar program beasiswa tahun 2026 yang dirangkum dari laman IndBeasiswa dan Universitas Multimedia Nusantara (UMN).
Bantuan Lebih dari Sekadar UKT
Salah satu program yang menawarkan manfaat lengkap adalah Beasiswa Glow and Lovely. Selain bantuan pendidikan sebesar Rp17,5 juta, penerima juga mendapatkan laptop dan pendampingan pengembangan diri. Sementara itu, Beasiswa Etos ID memberikan bantuan biaya UKT, uang saku Rp700 ribu per bulan, asrama, serta program capacity building bagi mahasiswa baru.
Baca Juga: Nominal Pengajuan Bosda Kota Malang untuk 2027 Kemungkinan Besar Bakal Terpangkas Separo
Program SEHAT Kemenkes dan YKK juga menyediakan bantuan pendidikan hingga Rp10 juta per semester untuk mahasiswi Poltekkes Kemenkes, disertai pelatihan kapasitas dan akses jejaring nasional maupun internasional.
Pelatihan dan Sertifikasi Gratis
Baca Juga: Hari Kedua SPMB di Kota Malang, Batasan Usia Banyak Dikhawatirkan Orang Tua Pelajar
Tidak semua program berbentuk bantuan dana pendidikan. Bagi mahasiswa, dosen, guru, peneliti, maupun praktisi IT, tersedia Microsoft Elevate Training Center yang menawarkan pelatihan kecerdasan buatan (AI) secara gratis dan sertifikat resmi dari Microsoft.
Selain itu, AWS AI Academy dari Amazon Web Services memberikan akses gratis terhadap materi pembelajaran AI secara daring dan fleksibel bagi masyarakat tanpa batas usia. Program-program tersebut dapat menjadi peluang untuk meningkatkan kompetensi sekaligus memperkuat portofolio akademik dan profesional.
Persiapkan Dokumen Sejak Sekarang
UMN mengingatkan bahwa persaingan beasiswa semakin ketat setiap tahun. Karena itu, calon peserta perlu mempersiapkan dokumen akademik, sertifikat pendukung, dan surat rekomendasi jauh sebelum masa pendaftaran berakhir.
Kemampuan bahasa asing serta pengalaman organisasi juga dapat menjadi nilai tambah dalam proses seleksi berbagai program beasiswa.
Editor : Aditya Novrian