KOTA MALANG, RADAR MALANG — MTsN 2 Kota Malang menggelar Purnawiyata Matsandatama Angkatan ke-46 Kelas IX Tahun Pelajaran 2025/2026 di Hotel Tychi Malang. Sebanyak 256 siswa mengikuti prosesi pelepasan yang berlangsung khidmat dan penuh haru bersama orang tua/wali dengan mengusung tema “Tumbuh dalam Cerita, Terukir dalam Kenangan, Melangkah Menuju Cita.”
Acara istimewa ini dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Dr. H. Akhmad Sruji Bahtiar, M.Pd.I dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Malang, KH. Achmad Shampton, S.HI., M.Ag. Hadir pula jajaran pejabat Kementerian Agama, pengawas madrasah, kepala madrasah negeri se-Kota Malang, para purnatugas kepala madrasah, serta seluruh keluarga besar MTsN 2 Kota Malang.
Dalam sambutannya, Kepala MTsN 2 Kota Malang, Anita Yusianti, M.Pd., menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan 256 siswa yang telah menyelesaikan pendidikan dengan baik. Anita mengapresiasi sinergi yang terjalin antara madrasah, guru, tenaga kependidikan, peserta didik, dan orang tua sehingga MTsN 2 Kota Malang terus menorehkan prestasi membanggakan di tingkat kota, provinsi, hingga nasional.
Dalam kesempatan ini, Anita juga mengungkapkan bahwa rata-rata nilai Tes Kompetensi Akademik (TKA) siswa kelas IX mencapai 91,67. "Ini adalah capaian yang mencerminkan kualitas akademik lulusan Matsandatama," bebernya.
Sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras dan dedikasi siswa, madrasah memberikan penghargaan kepada peserta didik berprestasi di bidang akademik maupun non-akademik. Penghargaan tersebut menjadi bukti komitmen MTsN 2 Kota Malang dalam mengembangkan potensi siswa secara menyeluruh.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Malang, KH. Achmad Shampton, S.HI., M.Ag., dalam sambutannya berpesan agar para lulusan senantiasa menjaga adab dan menghormati guru di mana pun berada.
Menurutnya, kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan dan prestasi.
"Tetapi juga oleh sikap hormat kepada guru serta rasa syukur kepada orang tua yang telah mendampingi perjalanan pendidikan kalian," ungkap Shampton.
Senada dengan itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Dr. H. Akhmad Sruji Bahtiar, M.Pd.I., menegaskan bahwa adab merupakan fondasi utama dalam meraih keberkahan ilmu.
Akhmad Sruji mengajak seluruh lulusan untuk terus menjaga hubungan baik dengan guru dan mengamalkan ilmu yang telah diperoleh. "Semua harus menjadi generasi yang berkarakter, berintegritas, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat," tandasnya.
Suasana haru semakin terasa melalui pembacaan Janji Almamater, kesan dan pesan perwakilan siswa, persembahan lagu untuk guru, serta tayangan memori perjalanan belajar selama tiga tahun.
Momen tersebut menjadi pengingat akan kebersamaan, perjuangan, dan prestasi yang telah diukir bersama selama menempuh pendidikan di MTsN 2 Kota Malang.
Purnawiyata Matsandatama Angkatan ke-46 bukan sekadar seremoni pelepasan, melainkan momentum untuk meneguhkan nilai-nilai karakter, adab, dan semangat meraih cita-cita. Seluruh lulusan dilepas dengan harapan mampu menjadi generasi Matsandatama yang unggul dalam prestasi, dan kuat dalam karakter. Mereka juga diharapkan siap melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi demi masa depan yang gemilang. (*)