Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Cek Revitalisasi, Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Berkunjung ke SMKN 12 Malang 

A. Nugroho • Jumat, 12 Juni 2026 | 15:07 WIB
TERBAIK: Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Tatang Muttaqin SSos MEd PhD (tengah) berfoto dengan produk hasil karya siswi SMKN 12 Malang, Kamis (11/6).
TERBAIK: Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Tatang Muttaqin SSos MEd PhD (tengah) berfoto dengan produk hasil karya siswi SMKN 12 Malang, Kamis (11/6).

KOTA MALANG, RADAR MALANG - SMK Negeri 12 Malang mendapatkan kunjungan kerja lapangan dan evaluasi program kerja nasional dari Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus,   Kamis (11/6).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari proses pengecekan langsung hasil pembangunan fisik dan pengembangan ekosistem revitalisasi SMK.

INOVATIF: Peresmian Cafe 12 oleh Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Tatang Muttaqin SSos MEd PhD didampingi Kepala SMKN 12 Malang Joko Santoso SPd MT.
INOVATIF: Peresmian Cafe 12 oleh Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Tatang Muttaqin SSos MEd PhD didampingi Kepala SMKN 12 Malang Joko Santoso SPd MT.

Dalam kunjungan ke SMKN 12 Malang ini, Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus melakukan peninjauan hasil pembangunan fisik Ruang Praktik Siswa (RPS) dan Ruang Kelas Baru (RKB) Konsentrasi Keahlian Produksi Film. Hal tersebut berkaitan langsung dengan pemenuhan fasilitas pembelajaran yang lebih modern. 

Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Tatang Muttaqin SSos MEd PhD yang hadir langsung dalam kunjungan tersebut mengatakan proses revitalisasi ini harus terus dilanjutkan. Didampingi oleh Kepala Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Otomotif dan Elektronika (BBPPMPV BOE) Dr Anwar Sidarta SSi MSi dan Kasi SMK Cabang Dinas wilayah Kota Malang dan Kota Batu Frenky Minggaryana Dwi Putra SSn MM, Tatang mengecek sejumlah pembangunan yang dilakukan di SMK ini.

"Revitalisasi di SMK tidak boleh berhenti pada pembangunan ruangan baru. Fokus utamanya adalah membangun ekosistem pembelajaran aman dan nyaman untuk mendongkrak kreativitas murid," tegas Tatang.

KOMPAK: Kebersamaan guru, staf dan kepala sekolah saat kunjungan Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus di SMKN 12 Malang.
KOMPAK: Kebersamaan guru, staf dan kepala sekolah saat kunjungan Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus di SMKN 12 Malang.

Di sela kunjungannya, para tamu undangan juga berkesempatan menyaksikan film 'JUMPRITAN'. Film ini merupakan hasil karya pembelajaran berbasis proyek (project based learning) siswa SMKN 12 Malang. Tepatnya para murid yang memilih konsentrasi keahlian Produksi Film. Film ini sendiri menjadi bukti nyata penguatan ekosistem belajar yang adaptif di SMKN 12 Malang dengan berkolaborasi dengan mitra industri.

Acara kemudian dilanjutkan dengan peninjauan pembelajaran Teaching Factory (TeFa) di beberapa konsentrasi keahlian. Mulai dari kuliner, di mana para tamu ikut menikmati hidangan yang sudah dibuat dan disiapkan langsung oleh para murid. Hingga peninjauan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), Pelaksanaan Sertifikasi Bahasa Asing, serta Skema Bahasa Inggris menggunakan ujian berstandar internasional TOEIC (Test of English for International Communication). 

Kepala SMKN 12 Malang Joko Santoso, SPd MT sangat bersyukur dan terima kasih atas kunjungan lembaga pusat ke sekolahnya.

Menurutnya, keberadaan SMK sangatlah penting. Apalagi jika ditunjang fasilitas yang memadai dan lengkap.

"Transformasi fasilitas SMK diarahkan agar para siswa dapat mempraktikkan langsung ilmu teori mereka hingga menjadi produk nyata yang bernilai ekonomi," tandasnya.

Menurutnya, revitalisasi di SMK memang dirancang sedemikian rupa agar bisa bermanfaat secara maksimal. "Karena itu, kompetensi yang diajarkan di dalam kelas selalu selaras dengan dinamika kebutuhan pasar industri modern," tutupnya. (bes)

Editor : A. Nugroho
#Pendidikan Khusus #RPS #SMKN 12 Malang #Revitalisasi