MALANG KOTA, RADAR MALANG – Pendaftaran masuk SMP negeri jalur domisili sudah diumumkan kemarin (12/6). Dari 9.263 pendaftar, tercatat ada 2.939 pelajar yang diterima. Saat ini, pendaftaran ke SMP negeri menyisakan jalur mutasi, afirmasi, dan prestasi.
Tiga jalur itu hanya bisa menampung 4.421 pelajar lagi. Yakni dari jalur afirmasi sebanyak 1.840 kursi, serta jalur prestasi akademik dan non-akademik membuka 1.475 posisi. Paling sedikit dari jalur mutasi sebanyak 365 kursi.
Paling banyak sisa kuota ada di jalur afirmasi. Jalur itu dikhususkan bagi masyarakat yang tidak mampu secara finansial dan penyandang disabilitas. Pagunya 25 persen, dengan pembagian 20 persen untuk pendaftaran yang tidak mampu secara ekonomi. Sementara 5 persennya untuk penyandang disabilitas.
”Bukti yang harus dilampirkan seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP) atau Kartu Disabilitas dari Kementerian Sosial,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar dan Menengah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang Muflikh Adhim. Pendaftarannya dibuka mulai 15 sampai 17 Juni mendatang. Kemudian disusul pengumuman seleksi pada 19 Juni.
Perkiraan jalur yang persaingannya ketat ada di prestasi akademik. Tahun ini hanya 1.475 kuota yang dibuka. Melibatkan nilai dari rata-rata rapor dan TKA (Tes Kemampuan Akademik). Khusus jalur prestasi akademik, rata-rata rapor pendaftar minimal 85,00. Itu dilihat dari rapor kelas 4 sampai 6. Bobot nilai rapor itu cukup ringan, hanya 25 persen saja.
”Paling berat bobotnya di nilai TKA kalau untuk prestasi akademik, totalnya sampai 75 persen,” lanjut Adhim. Jadi perhitungannya 0,25 untuk rata-rata nilai rapor dan 0,75 untuk nilai TKA. Apabila ada pendaftar yang memiliki hasil nilai akhir sama, maka yang diterima adalah pendaftar dengan TKA lebih tinggi.
Urutannya bakal dilihat dari nilai Matematika dulu baru nilai Bahasa Indonesia. Apabila keduanya sama, baru diprioritaskan pendaftar yang jarak rumahnya dekat dengan sekolah. Jalur prestasi akademik itu bakal dibuka pada 22 sampai 24 Juni mendatang.
Apabila dari rangkaian jalur seleksi itu masih menyisakan kuota, Adhim bakal membuka perpanjangan pendaftaran. Biasanya siswa dari luar domisili Kota Malang baru diizinkan mendaftar juga. Namun jadwalnya bisa dipastikan setelah pendaftaran jalur mutasi berakhir. (aff/by)
Editor : A. Nugroho