Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

SMK Swasta di Kota Malang Optimistis Bisa Penuhi Pagu SPMB 2026

Nabila Amelia • Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:41 WIB
RIBUAN SISWA SUDAH TERDATA: Sejumlah pelajar SMP mendatangi SMAN 4 Malang untuk mengambil PIN SPMB 2026, awal Juni lalu
RIBUAN SISWA SUDAH TERDATA: Sejumlah pelajar SMP mendatangi SMAN 4 Malang untuk mengambil PIN SPMB 2026, awal Juni lalu

MALANG KOTA, RADAR MALANG - Beberapa SMK swasta di Kota Malang masih berjuang untuk memenuhi kuota SPMB 2026 ini. Salah satunya yakni SMK Muhammadiyah 1 Kota Malang. Ketua Panitia SPMB 2026 SMK Muhammadiyah 1 Kota Malang Yanuar Yoseph Raja mengatakan, pihaknya membuka pendaftaran untuk dua gelombang. 

Sistemnya tidak hanya menerima, namun juga ada seleksi di masing-masing gelombang. ”Untuk gelombang pertama kami menyebutnya dengan good talent. Berlangsung mulai 15 September 2025 sampai Januari 2026,” sebut Yanuar. Dalam gelombang pertama itu, pihaknya melihat siswa-siswi yang memiliki prestasi. Baik prestasi akademik maupun non-akademik.

Baca Juga: Kuota SPMB di SMP Negeri Kota Malang Tersisa 4.421 Kursi, Ini Rincian Jalurnya

Pada prestasi akademik, beberapa kriteria murid yang dicari seperti memiliki nilai rapor baik. Hingga yang menguasai Tahfidz Alquran. Sementara prestasi non-akademik seperti seni dan olahraga. 

Kemudian gelombang kedua dibuka dari Januari sampai sebelum masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) atau pada 5 Juli mendatang. Untuk gelombang kedua disebut excellent student. ”Di jalur ini, kami melihat anak-anak yang memiliki prestasi rapor dengan ranking dari satu sampai 5,” sambung Yanuar.

Kuota yang dibuka di sana pada tahun ini masih sama seperti tahun lalu. Yakni 300 murid. ”Sampai sekarang sudah ada 183 anak yang mendaftar di tempat kami. Kemungkinan akan semakin banyak pada Juli sampai Agustus nanti,” kata Yanuar. 

Baca Juga: Wali Murid Keluhkan Urutan Jalur SPMB SMK Negeri di Kota Malang

Menurut dia, pada dua bulan tersebut biasanya masih ada yang mendaftar. Sebab sekarang kebanyakan masih fokus mencoba di jalur penerimaan SMA maupun SMK negeri. Ke depan, Yanuar berharap agar anak-anak yang bersekolah di SMA atau SMK sederajat semakin merata. 

Sebab untuk saat ini rasio lulusan SMP tidak sebanding dengan banyaknya jumlah SMK. Belum lagi animo anak-anak yang ingin mendaftar ke SMA negeri maupun swasta. ”Di lapangan saya juga menjumpai SMK negeri sekarang sudah boleh presentasi di SMP. Padahal, sebelumnya hanya SMK swasta saja,” tutur Yanuar. Meski begitu pihaknya tetap optimistis tahun ini bisa mendapat banyak murid.

Terpisah, Kepala SMK Kartika IV-1 Sunari juga menyampaikan hal serupa. Untuk menggaet banyak murid, pihaknya sudah membuka pendaftaran sejak 2025. ”Kalau kami tahun ini membuka kuota untuk 150 murid. Nantinya disebar ke 5 kelas,” beber Sunari.

Kuota yang dibuka sama dengan tahun lalu. Dari ratusan siswa yang diterima, paling banyak mendaftar di Jurusan Tata Boga dan Jurusan Kecantikan. Selain membuka masa pendaftaran yang panjang, pihak sekolah juga rajin melakukan promosi di internet maupun secara langsung.

”Selama promosi, kami banyak menyampaikan program unggulan. Mulai dari kegiatan sekolah yang menggandeng mitra hingga prestasi yang diraih para murid yang sudah lebih dulu masuk,” terang Sunari. (mel/by)

Editor : A. Nugroho
#SPMB #Optimis #Kota Malang #smk swasta