AUSTRIA, RADAR MALANG – Universitas Islam Malang (UNISMA) terus memperluas jejaring internasional melalui pengembangan kerja sama strategis dengan berbagai perguruan tinggi dan lembaga riset terkemuka dunia. Salah satunya diwujudkan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara UNISMA dan Austrian Institute for Family Studies (Österreichisches Institut für Familienforschung/OIF) yang berada di bawah naungan University of Vienna, Austria, 10 Juni lalu.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda internasionalisasi UNISMA di Eropa yang dipimpin langsung oleh Rektor UNISMA, Prof Junaidi Mistar, Ph.D., didampingi Ketua Umum Yayasan Universitas Islam Malang, Prof Dr Ir Agus Sugianto, S.T., M.P., Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, SDM, dan Keuangan, Dr H Ronny Malavia Mardani, S.E., M.M., MOS, serta Ketua Lembaga Urusan Internasional (Office of International Affairs), Asst Prof Dr Imam Wahyudi Karimullah, M.A.
Delegasi UNISMA diterima oleh Prof Dr Wolfgang Mazal, Scientific Director Austrian Institute for Family Studies sekaligus profesor di University of Vienna. Turut hadir dalam pertemuan tersebut Dr Eva-Maria Schmidt, M.A., Deputy Scientific Director dan Senior Researcher Austrian Institute for Family Studies yang memiliki kepakaran di bidang studi keluarga, kebijakan sosial, gender, dan pembangunan masyarakat.
Selain agenda penandatanganan MoU, delegasi UNISMA juga melaksanakan diskusi strategis dengan Dr Barbara Good, International Director University of Vienna, dan Janna Kazim, Senior Partnership Manager University of Vienna.
Pertemuan tersebut membahas peluang pengembangan program internasional yang lebih luas, termasuk pertukaran mahasiswa dan dosen, mobilitas akademik, penelitian bersama, publikasi internasional, serta pengembangan program kolaboratif yang melibatkan kedua institusi.
Dalam kesempatan tersebut turut hadir Ahmad Bastomi, dosen Fakultas Hukum UNISMA yang saat ini sedang menempuh studi doktoral (Ph.D. Candidate) di University of Vienna.
Kehadirannya menjadi salah satu bukti kontribusi sivitas akademika UNISMA dalam jejaring akademik internasional.
Prof Junaidi Mistar menjelaskan bahwa kerja sama dengan Austrian Institute for Family Studies dan University of Vienna merupakan langkah strategis untuk memperkuat kualitas penelitian dan internasionalisasi UNISMA.
"Kami melihat banyak peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan bersama University of Vienna, terutama dalam bidang penelitian multidisiplin, publikasi internasional, pertukaran akademisi, dan penguatan kapasitas dosen serta mahasiswa. Kerja sama ini diharapkan memberikan manfaat nyata bagi kedua institusi," ujarnya.
Ruang lingkup kerja sama yang disepakati mencakup penelitian bersama (joint research), publikasi ilmiah internasional (joint publication), seminar dan konferensi internasional, pengembangan kapasitas peneliti, pertukaran akademisi, serta kolaborasi dalam bidang studi keluarga, pendidikan, kebijakan sosial, dan pembangunan berkelanjutan.
Sebagai tindak lanjut dari kerja sama tersebut, kedua institusi akan menjajaki berbagai proyek penelitian kolaboratif yang melibatkan dosen, peneliti, dan mahasiswa dari kedua belah pihak.
Selain itu, peluang partisipasi dalam berbagai skema pendanaan penelitian internasional juga akan dikembangkan untuk mendukung keberlanjutan kerja sama.
Prof Wolfgang Mazal menyambut baik kemitraan yang terjalin dengan UNISMA dan menilai bahwa kolaborasi internasional memiliki peran penting dalam menghasilkan penelitian yang berdampak dan mampu memberikan solusi terhadap berbagai tantangan global.
Kerja sama dengan Austrian Institute for Family Studies dan University of Vienna merupakan bagian dari agenda internasionalisasi UNISMA yang terus diperkuat melalui kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi, industri, dan organisasi di Eropa.
Melalui program-program tersebut, UNISMA berupaya meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat budaya riset internasional, memperluas jejaring global, serta mempersiapkan lulusan yang memiliki kompetensi dan daya saing internasional.
Dengan terjalinnya kemitraan ini, UNISMA berharap dapat memperluas mobilitas akademik, meningkatkan kualitas penelitian dan publikasi internasional, serta memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pembangunan masyarakat di tingkat global. (*)
Editor : A. Nugroho