MALANG, RADAR MALANG – Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Brawijaya (UB) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan Pengabdian Masyarakat Terpadu Kampung Lingkar Kampus (KLK) bertajuk “SEHATI” (Sehatkan Hewan Ternak dan Hewan Kecil).
Kegiatan yang diselenggarakan di Balai Desa Gadingkulon, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang ini berfokus pada peningkatan kapasitas peternak dalam pencegahan dan pengendalian penyakit hewan melalui edukasi kesehatan ternak serta dukungan program vaksinasi.
Kegiatan ini dihadiri oleh Dekan FKH UB, Kepala Desa Gadingkulon Wahyu Eddy Prianto, perwakilan Kecamatan Dau Etik Krismawati, S.H., Perwakilan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Malang drh. Lucia Endah Sukesi, Ketua Tim Kerja Administrasi dan Kinerja Penyuluh Pertanian Kabupaten Malang, Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Dau Sidik Fathul Qorib, S.TP., Koordinator Balai Penyuluh Pertanian Kecamantan Dau Ady Hadi Utomo S.P., M.P dan tim PPL, Gabungan Kelompok Ternak (Gapoknak), dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Brawijaya.
Sebagai bentuk implementasi keilmuan veteriner kepada masyarakat, FKH UB menghadirkan drh Dwi Kristanto, M.Sc. dan drh. Widi Nugroho, Ph.D. sebagai narasumber yang memberikan edukasi mengenai penyakit hewan ternak, strategi biosekuriti, pentingnya vaksinasi, serta upaya pengendalian penyakit yang dapat berdampak pada produktivitas peternakan. Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan konsultasi langsung mengenai berbagai permasalahan kesehatan hewan yang dihadapi peternak di lapangan.
Selain penyuluhan, FKH UB juga menyerahkan bantuan berupa vaksin sebanyak 200 dosis, 450 obat hewan dan vitamin untuk kelompok peternak sebagai upaya nyata dalam mendukung peningkatan kesehatan dan produktivitas ternak di wilayah Desa Gadingkulon. Program ini akan berlanjut melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dalam edukasi kesehatan hewan dan keterlibatan mahasiswa Program Pendidikan Profesi Dokter Hewan (PPDH) dalam vaksinasi penyakit Lumpy Skin Disease (LSD).
Melalui program SEHATI, FKH UB berupaya memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan masyarakat dalam membangun sistem kesehatan hewan yang berkelanjutan. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan peternak sekaligus memperkuat ketahanan pangan berbasis peternakan di Kabupaten Malang.
Kegiatan ini juga merupakan wujud nyata kontribusi Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Brawijaya dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2 (Zero Hunger), SDG 3 (Good Health and Well-being), SDG 4 (Quality Education), dan SDG 17 (Partnerships for the Goals), melalui peningkatan kapasitas peternak, penguatan kesehatan hewan, serta pembangunan kemitraan yang berkelanjutan antara perguruan tinggi dan masyarakat. (*)