MALANG KOTA, RADAR MALANG - Beragam hasil pembelajaran di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 22 Kota Malang ditampilkan kemarin (20/6). Total ada 69 pelajar yang mendapat kesempatan menampilkan karyanya dalam kegiatan bertajuk ’Jejak Karya Dharmaseta’ itu.
Ada yang memamerkan hasil olahan ternak lele, holtikultura, eco enzym, maggot, hingga kompos. ”Jadi saat semester satu anak-anak pernah mempelajari soal ketahanan pangan. Seperti sisa makanan yang tidak habis dijadikan kompos,” sebut Kepala SRMA 22 Kota Malang Rahmah Dwi Norwita Imtihana.
Baca Juga: 92 Tim Mahasiswa FILKOM UB Pamerkan Solusi untuk Industri
Selain ketahanan pangan, ada pula karya seni budaya yang ditampilkan. Untuk pembelajaran seni budaya, para murid diajarkan tari hingga drama. Pembelajaran seni budaya itu juga ditampilkan dalam gelar karya. ”Di sini ada tiga kelas. Setiap kelas memberikan dua penampilan,” sambung Wita.
Penampilan yang ditampilkan bermacam-macam. Ada kisah Ken Arok dan Ken Dedes, asal-usul Reog Ponorogo, asal-usul Kediri, kisah Rama dan Shinta, kisah Candi Prambanan, hingga kisah Si Cantik dan Si Buruk Rupa. Di samping penampilan, ada pembacaan murojaah. Lalu pidato dengan lima bahasa asing.
Dalam menyiapkan gelar karya, para murid tidak membutuhkan waktu lama. Sebab, penampilan-penampilan selama gelar karya merupakan rutinitas mereka selama di sekolah. ”Mereka juga menyiapkan sendiri padu padan busana, komposisi musik, hingga tata panggung,” tambah Wita.
Baca Juga: Kolaborasi Mahasiswa Enam Kampus Pamerkan 400 Karya Seni
Sebagai bentuk persiapan, para pelajar di sana sempat melakukan outing class di Banyuwangi. Melalui gelar karya itu, pihaknya ingin agar para orang tua maupun stakeholder yang hadir mengetahui kegiatan-kegiatan murid-murid di sekolah rakyat.
Sebab selama bersekolah, mereka tidak hanya mendapat pembelajaran secara teoritis. Namun juga praktik hingga pembentukan karakter. Selain memamerkan karya dari para pelajar, kegiatan kemarin juga jadi ajang open house. Banyak keluarga para pelajar yang turut hadir. (mel/by)
Editor : A. Nugroho