MALANG - Sebanyak 392 santri jenjang Junior High School (JHS) dan Senior High School (SHS) resmi diwisuda dalam Thursina International Islamic Boarding School (IIBS) Graduation 2026 yang digelar di Ballroom Grand Mercure Malang Mirama, Sabtu (20/6). Wisuda tahun ini menjadi momen istimewa karena para lulusan berhasil mencatatkan capaian akademik membanggakan, termasuk perolehan 209 Letter of Acceptance (LoA) dari 95 universitas di 22 negara.
Acara wisuda dihadiri oleh jajaran pimpinan Thursina IIBS, guru, orang tua santri, serta tamu undangan. Prosesi berlangsung khidmat dengan mengusung semangat mencetak generasi muslim berkarakter, berprestasi, dan berwawasan global.
Chief of Education Thursina IIBS, Ustaz Muhammad Rajab, M.Pd.I, menyampaikan bahwa wisuda bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal perjalanan baru bagi para santri untuk memberikan kontribusi yang lebih luas bagi masyarakat.
"Wisuda ini bukan akhir perjalanan, melainkan awal dari pengabdian yang lebih besar. Kami berharap para lulusan tetap menjaga nilai-nilai Islam, terus belajar, dan memberikan manfaat di mana pun mereka berada," ujarnya.
Sementara itu, Chief Executive Officer Thursina IIBS, Ust. H. Nur Abidin, M.Ed., Ed.D (Cand.), mengungkapkan bahwa capaian lulusan tahun ini menunjukkan peningkatan yang membanggakan, khususnya dalam penerimaan perguruan tinggi dalam dan luar negeri.
Dari total 160 lulusan SMA Thursina IIBS, sebanyak 93 santri atau 58 persen melanjutkan studi di perguruan tinggi dalam negeri, sedangkan 67 santri atau 42 persen memilih melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Hingga saat ini, 51 persen lulusan telah diterima di perguruan tinggi dalam negeri, 38 persen diterima di perguruan tinggi luar negeri, dan 11 persen masih dalam proses seleksi.
Pada jalur internasional, sebanyak 61 santri berhasil memperoleh 209 LoA dari 95 universitas yang tersebar di 22 negara. Sebanyak 39 santri di antaranya diterima di kampus yang masuk jajaran Top 100 dunia berdasarkan QS World University Rankings.
Beberapa perguruan tinggi tujuan tersebut antara lain University of Sydney, Monash University, University of Toronto, University of Queensland, University of Western Australia, UNSW Sydney, Australian National University (ANU), hingga Hong Kong University of Science and Technology (HKUST).
Prestasi individu juga ditorehkan sejumlah santri. Abdulmagid Abdalla Muhamed menjadi santri dengan LoA internasional terbanyak, yakni 22 LoA dari berbagai universitas di Inggris, China, Belanda, Selandia Baru, Australia, Malaysia, Portugal, Jerman, Polandia, Kroasia, dan Turki
Sementara pada jalur perguruan tinggi dalam negeri, lulusan Thursina diterima di sejumlah kampus ternama seperti Universitas Brawijaya sebanyak 29 santri, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (9 santri), Universitas Airlangga (7 santri), Universitas Gadjah Mada (3 santri), Universitas Negeri Malang (3 santri), UPN Veteran Yogyakarta (3 santri), Institut Teknologi Bandung (2 santri), Universitas Indonesia (1 santri), dan sejumlah perguruan tinggi lainnya.
Selain prestasi akademik dan penerimaan perguruan tinggi dunia, lulusan Thursina IIBS tahun 2026 juga menorehkan capaian gemilang di bidang Al-Qur’an. Pada wisuda tahun ini, sebanyak 32 santri berhasil menyelesaikan hafalan 30 juz Al-Qur’an, terdiri atas 11 santri SMA putri, 10 santri SMA putra, 7 santri SMP putri, dan 4 santri SMP putra. Tidak hanya itu, capaian istimewa juga diraih oleh para santri yang memperoleh Sanad Qiraah Syathibiyah, yaitu 2 santri SMP putri, serta Qiraat ‘Asyrah yang diraih oleh 2 santri SMA putri dan 1 santri SMA putra.
Di sisi lain, para santri kelas 12 juga meraih berbagai program beasiswa internasional bergengsi. Tercatat 38 santri memperoleh Partial Tuition Scholarship, 2 santri berhasil memperoleh Garuda Scholarship yang merupakan program beasiswa Pemerintah Indonesia, 5 santri lolos Russian Government Scholarship untuk melanjutkan studi di Rusia, dan 6 santri diterima dalam program Al Azhar Kairo Fellowship.
Santri Thursina IIBS juga menorehkan capaian akademik internasional yang membanggakan melalui Cambridge Assessment. Tercatat 7 santri berhasil meraih perfect scores pada jenjang Checkpoint (SMP), IGCSE (SMA), dan AS/A Level, dengan capaian nilai tertinggi pada mata pelajaran Mathematics, Science, English, Physics, Biology, dan Chemistry.
Menurut Muhammad Rajab, capaian tersebut merupakan hasil dari proses implementasi pendidikan yang Holistic & Balanced.
"Kami ingin melahirkan generasi yang unggul secara intelektual, kuat secara spiritual, dan siap menghadapi tantangan global tanpa meninggalkan identitas keislamannya," katanya.
Melalui Graduation 2026 ini, Thursina IIBS kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan holistic & balanced yang mampu mencetak generasi madu peradaban sekaligus berakhlak mulia. (akb)
Editor : Kholid Amrullah