Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

10 Tahun Mangkrak, Begini Nasib Rusunawa ”Guru” di Kota Malang Tahun Ini

Nabila Amelia • Senin, 22 Juni 2026 | 14:00 WIB
MASIH MANGKRAK: Rusunawa di Kelurahan Tlogowaru, Kecamatan Kedungkandang yang diperuntukkan untuk guru kondisinya tak terawat. Ditumbuhi rumput liar sampai cat bangunan mulai memudar. (Foto: Nabila Amelia / Radar Malang)
MASIH MANGKRAK: Rusunawa di Kelurahan Tlogowaru, Kecamatan Kedungkandang yang diperuntukkan untuk guru kondisinya tak terawat. Ditumbuhi rumput liar sampai cat bangunan mulai memudar. (Foto: Nabila Amelia / Radar Malang)

 MALANG KOTA-RADAR MALANG - Perbaikan rumah susun sewa sederhana (rusunawa) di Kelurahan Tlogowaru, Kecamatan Kedungkandang, harus ditunda sampai waktu yang belum ditentukan. Satu penyebabnya, anggaran senilai Rp 1,5 miliar yang digunakan untuk perbaikan belum cair. Sebelumnya tempat itu mangkrak sejak tahun 2016, pada tahun lalu sempat dilakukan lelang jasa konsultan untuk perbaikan.

 Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang Suwarjana mengatakan, sebenarnya perbaikan rusunawa di Kelurahan Tlogowaru itu dijadwalkan pada 2026. ”Yang jelas kami mengajukan anggaran, tapi belum diberi,” kata dia.

 Kendati demikian, pihaknya sudah menyusun detail engineering design (DED) untuk perbaikan. Dalam DED itu, ada beberapa bagian di rusunawa yang perlu diperbaiki. Mulai dari kaca, penambahan furnitur, hingga pengaktifan jaringan air maupun listrik.

 ”Setelah diperbaiki, nanti digunakan sesuai peruntukan awal yakni disewakan untuk tempat tinggal guru,” sebut Suwarjana. Menurutnya, masih banyak guru di Kota Malang yang belum memiliki rumah sendiri. Karena itu, tempat tersebut bisa jadi alternatif tempat tinggal.

 Caranya dengan menyewa unit atau kamar yang ada di Rusunawa Kelurahan Tlogowaru itu. Menurutnya, total terdapat 96 unit kamar di sana. ”Hasil dari proses sewa itu bisa menambah pendapatan asli daerah (PAD) juga,” sambung pejabat eselon II B Pemkot Malang tersebut.

 Suwarjana menambahkan, rusunawa untuk guru yang berada di Kelurahan Tlogowaru itu sudah selesai dibangun sekitar 10 tahun lalu. Pembangunan dilakukan oleh Kementerian Perumahan Rakyat. Namun masih mangkrak sampai sekarang.

 Rusunawa untuk guru di Kelurahan Tlogowaru itu bisa mangkrak karena belum ada serah terima dari Kementerian Perumahan Rakyat ke Pemkot Malang. Serah terima baru berlangsung delapan tahun setelah jadi atau pada akhir 2024 lalu.

 Selanjutnya ada perbaikan insidentil dilakukan di sana. Kemudian ada rencana perbaikan pada 2025, tapi tidak terealisasi karena efisiensi anggaran. (mel/gp)

Editor : Galih R Prasetyo
#Rusunawa Guru #Rusunawa kedungkandang #disdikbud kota malang