MALANG KOTA, RADAR MALANG - Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Brawijaya (FKG UB) terus berupaya meningkatkan kompetensi mahasiswanya. Salah satunya melalui kuliah tamu radiologi kedokteran gigi, pada Selasa lalu (9/6).
116 mahasiswa diajak berdiskusi kasus-kasus penyakit gigi terkini hingga cara membaca gambar radiografi gigi dan rahang.
Dosen tamu yang hadir adalah drg Irresta Zainistya Putri yang merupakan alumni FKG UB angkatan 2010.
Kegiatan ini diikuti mahasiswa semester empat yang tengah menempuh mata kuliah radiologi.
Terlihat mahasiswa cukup antusias dalam mengikuti sesi perkuliahan ini. Sebab perkuliahan dirancang tanya jawab layaknya cerdas cermat. Materi disampaikan secara interaktif agar mahasiswa memahami gambaran klinis yang belum mereka kenal sebelumnya.
Materi kuliah berfokus pada prinsip dasar membaca hasil foto radiografi kedokteran gigi. Mahasiswa diajari menganalisis jenis, lokasi, batas, bentuk, struktur interna, serta efek lesi terhadap jaringan sekitar dari suatu penyakit dalam gambaran radiografi.
Kemampuan ini menjadi dasar untuk menunjang penegakan diagnosis setelah dilakukan pemeriksaan klinis sebelumnya.
“Beberapa topik yang dibahas meliputi tumor jinak, tumor ganas, hingga lesi inflamasi pada rahang,” ujar wanita yang tengah menyelesaikan Program Pendidikan Dokter Gigi Spesialis (PPDGS) Radiologi Kedokteran Gigi di FKG Universitas Airlangga ini.
Dalam kesempatan ini, drg Irresta menekankan pentingnya mengenali ciri khas masing-masing gambaran radiografi secara tepat.
Selain tumor, mahasiswa juga mempelajari anatomi rongga mulut dalam citra radiografi secara menyeluruh. Mulai dari struktur gigi, tulang rahang, saluran saraf, hingga gambaran tiga dimensi. Pemahaman anatomi ini menjadi pondasi penting sebelum mahasiswa mampu membaca kelainan secara akurat.
drg Irresta menyampaikan pesan penting kepada masyarakat melalui mahasiswa calon dokter gigi. Jika ditemukan benjolan pada rahang segera memeriksakan ke dokter gigi, sebab semakin awal ditangani semakin meningkatkan keberhasilan penanganan.
“Tak perlu terlalu khawatir kalau ada benjolan, karena tak semua benjolan itu selalu mengarah ke keganasan,” ujarnya.
Kuliah tamu ini menjadi bagian dari program rutin FKG UB menghadirkan praktisi berpengalaman ke kelas. Mahasiswa mendapat wawasan langsung tentang tren kasus radiologi yang ditemui di praktik klinis nyata. FKG UB berkomitmen membekali lulusannya dengan kompetensi diagnostik yang relevan dan mutakhir. (*)
Editor : A. Nugroho