MALANG KOTA, RADAR MALANG - Sebanyak 20 guru SMP dan MTs se-Kabupaten Malang mengikuti diklat jurnalistik di Kantor Jawa Pos Radar Malang, Kamis kemarin (25/6). Acara tersebut merupakan kerja sama Jawa Pos Radar Malang bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Malang. Program tersebut berjalan selama dua tahun berturut-turut. Tahun ini, Jawa Pos Radar Malang dan Dinas Pendidikan Kabupaten Malang ingin terus menyebarkan virus literasi positif kepada seluruh sekolah di Kabupaten Malang.
Kegiatan diklat dibuka dengan pemberian materi terkait menulis berita dengan mudah. Wakil Pimpinan Redaksi Jawa Pos Radar Malang Mahmudan jadi pembicaranya. Seluruh peserta diarahkan untuk bisa membuat konten berita dengan mudah, melalui kegiatan sehari-hari yang dilakukan di sekolah.
Para guru juga diminta membuat tulisan secara mandiri dengan tema Sekolahku Cerminanku, yang nantinya di-review langsung pemateri.
Materi kedua, para peserta diajak untuk mengidentifikasi media massa melalui laman dewanpers.com.
Di akhir sesi, peserta belajar untuk menjadi wartawan. Mereka diminta menentukan narasumber, membuat pertanyaan dengan 5W+1H, dan merangkai data-data yang diperoleh menjadi berita yang enak dibaca.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang Bagus Sulistyawan AP MSi, sangat bangga dan mengapresiasi para guru SMP dan MTs yang bersemangat upgrade ilmu jurnalistik. ”Semoga ke depan media sosial sekolah bisa hidup dengan narasi positif yang dibuat sendiri oleh para guru. Edukasi tentang media massa akan menghindarkan sekolah dari berita hoaks,” harap dia. (bes/gp)
Editor : A. Nugroho