MALANG, RADAR MALANG – Kebiasaan begadang selama liburan bukan hanya membuat siswa sulit bangun pagi, tetapi juga berisiko menurunkan kemampuan belajar ketika sekolah dimulai. Tidur yang cukup menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga konsentrasi, daya ingat, dan kesehatan tubuh.
Mount Elizabeth Hospital menjelaskan bahwa saat tidur, tubuh dan otak melakukan berbagai proses penting, mulai dari memperkuat daya ingat hingga mendukung sistem kekebalan tubuh. Karena itu, siswa usia sekolah dianjurkan tidur setidaknya sembilan jam setiap malam, sedangkan remaja memerlukan sekitar delapan jam.
Tidur Berkualitas Bantu Prestasi Belajar
Anak yang memiliki waktu tidur cukup cenderung lebih mudah berkonsentrasi di kelas, mampu mengendalikan emosi, dan lebih siap menerima materi pelajaran. Bahkan, penelitian menunjukkan tambahan waktu tidur dapat meningkatkan kemampuan menyelesaikan tugas dan mengingat informasi.
Baca Juga: Masuk Sekolah Baru, Begini Cara Siswa Lebih Cepat Nyaman di Lingkungan SMP dan SMA
Sebaliknya, kurang tidur membuat tubuh mudah lelah, sulit fokus, dan berpotensi menurunkan performa akademik ketika kembali ke sekolah.
Bangun Kebiasaan Sehat Sebelum Sekolah Dimulai
Alodokter menyarankan siswa mulai membentuk kembali jadwal tidur secara konsisten beberapa hari sebelum masuk sekolah. Selain tidur dan bangun pada jam yang sama, siswa juga dianjurkan menghindari penggunaan ponsel sebelum tidur serta tidak makan berat menjelang waktu istirahat.
Olahraga ringan secara rutin juga dapat membantu tubuh memproduksi hormon melatonin sehingga proses tidur menjadi lebih cepat dan nyenyak.
Baca Juga: Tak Hanya Cari Teman Baru, Ini Tantangan yang Menanti Siswa Saat Masuk SMP dan SMA
Segera Konsultasi Jika Gangguan Tidur Berlanjut
Meski perubahan pola tidur selama liburan tergolong wajar, siswa tetap perlu waspada jika kesulitan tidur berlangsung terus-menerus. Mount Elizabeth Hospital menyarankan orang tua berkonsultasi dengan dokter apabila anak sering terbangun pada malam hari, mengantuk berlebihan di siang hari, mendengkur terus-menerus, atau mengalami penurunan prestasi belajar akibat kurang tidur.
Dengan mengembalikan pola tidur sebelum sekolah dimulai, siswa diharapkan dapat menjalani tahun ajaran baru dengan kondisi tubuh yang lebih segar, fokus, dan siap menghadapi aktivitas belajar.
Editor : Aditya Novrian