Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Sekolah Rakyat Srigonco Malang Beroperasi Tahun Ini, Inilah Sarpras yang Disiapkan untuk Pembelajaran

Indah Mei Yunita • Rabu, 1 Juli 2026 | 18:05 WIB
Pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Desa Srigonco terus dikebut. Selain penyelesaian fisik bangunan, proses seleksi calon siswa juga telah memasuki tahap perankingan untuk menyambut tahun ajaran baru pada Juli 2026. (Dokumen Dinsos Kabupaten Malang)
Pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Desa Srigonco terus dikebut. Selain penyelesaian fisik bangunan, proses seleksi calon siswa juga telah memasuki tahap perankingan untuk menyambut tahun ajaran baru pada Juli 2026. (Dokumen Dinsos Kabupaten Malang)

 

BANTUR - Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) permanen di Srigonco, Kecamatan Bantur segera rampung. Pengerjaan 17 gedung di atas lahan seluas 5,9 hektare itu sudah 76-92 persen. Tahun ajaran baru 2026/2027 pada Juli ini diperkirakan sudah beroperasi.

“Secara keseluruhan, progres pembangunannya sekitar 85 persen. Pembangunan berjalan sesuai rencana dan ditarget tuntas sesuai jadwal,” ujar Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Malang Pantjaningsih Sri Redjeki kemarin (30/6).

Jika dirinci, pembangunan masjid sudah 92 persen, gedung ibadah 90 persen, serta asrama putra dan putri SMA masing-masing 89 persen.

Selain itu, juga terdapat asrama putra dan putri SMP, asrama putra dan putri SD, kantin untuk masing-masing jenjang, dapur dan gudang, gedung belajar masing-masing jenjang, rumah susun (rusun) guru, rumah pompa, dan rumah genset.

“Gedung sekolah meliputi ruang kelas, ruang guru, perpustakaan, laboratorium, dan ruang pendukung lainnya. Sedangkan rusun guru untuk tempat tinggal pendidik dan tenaga kependidikan,” imbuh pejabat eselon II B Pemkab Malang itu.

Sarana dan prasarana (sarpras) pendidikan tersebut juga memiliki fasilitas pendukung. Di antaranya ruang tata usaha, UKS, mekanikal, elektrikal, dan plumbing (MEP), dan penunjang lainnya.

“Saat ini juga dilaksanakan optimalisasi pembangunan SR dan pelaksanaannya,” kata dia.

Dengan adanya SR permanen, dia mengatakan, diharapkan mampu menjadi pemantik peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Sekaligus memangkas disparitas mutu pendidikan antara wilayah perkotaan dan pinggiran di Kabupaten Malang. Sebab, lanjutnya, target utama siswa yang terpilih merupakan anak putus sekolah dari keluarga tidak mampu.

Seperti diberitakan, pembangunan SR sempat menuai beberapa kendala. Salah satunya pemenuhan air bersih. Namun sementara ini menggunakan sumur bor sedalam 100 meter. Demi keberlanjutan, Perumda Tirta Kanjuruhan mengusulkan pemenuhan sistem penyediaan air minum (SPAM) ke pemerintah pusat.

Proses lelang untuk pembangunan SPAM tersebut sedang berlangsung. Berdasar layanan pengadaan secara elektronik (LPSE) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI, penandatanganan kontrak dijadwalkan tuntas pada 10 Juli depan.

Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirta Kanjuruhan Syamsul Hadi menyebut, selain untuk SR, beberapa desa di Kecamatan Bantur juga akan menerima pelayanan tersebut. Berdasar uraian singkat yang dilampirkan dalam LPSE, target SR yang dapat dilayani pada 2026 mencapai 1.001 unit.

“Total anggaranya Rp 12 miliar dari pemerintah pusat,” kata dia.

SPAM yang memanfaatkan Sumber Durmo tersebut berkapasitas 20 liter per detik. Terdapat beberapa lingkup pekerjaan. Di antaranya pemasangan pipa dan peralatan transmisi maupun distribusi, pembangunan reservoir berkapasitas 250 meter kubik, hingga pemasangan sambungan ke rumah-rumah warga. (yun/dan).

Editor : Mahmudan
#Sekolah rakyat Malang #SR Srigonco Malang #Sekolah Rakyat