MALANG KOTA, RADAR MALANG – Eksistensi Lembaga Amil Zakat (LAZ) menjadi salah satu indikator penting untuk peningkatkan kesejahteraan sosial ekonomi umat.
LAZ sendiri adalah mitra strategis Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan pemerintah untuk mengoptimalkan pengumpulan, pendistribusian, dan pendayagunaan zakat, infak, serta sedekah (ZIS).
Tujuan utamanya adalah meningkatkan kesejahteraan sosial ekonomi umat. Sebagai organisasi yang dibentuk langsung oleh masyarakat, keberadaan LAZ menjembatani masyarakat yang berkecukupan (muzakki) dengan masyarakat yang membutuhkan (mustahik) secara legal, transparan, dan akuntabel.
Di sini Jawa Pos Radar Malang bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Malang hadir untuk memberikan solusi atas eksistensi LAZ.
Sakah satunya dengan menggelar acara Diklat Jurnalistik untuk LAZ se-Malang Raya, pada 28 Juli mendatang. Taj hanya belajar jurnalistik, seluruh peserta akan mendapat bimbingan khusus untuk menerbitkan buku antologi karya para amil.
Selain itu, para peserta juga akan diajak untuk mengenal media massa di Malang Raya. Serta, membuat berita secara mandiri untuk mengisi media sosial masing-masing LAZ.
Hanya dengan berkontribusi sebesar 450 ribu rupiah, peserta akan mendapatkan fasilitas yang lengkap. Mulai dari sertitikat, makan dan snack, serta pembuatan buku antologi sampai dengan cetak.
Untuk peserta yang belum mendaftar bisa langsung mengisi link pendaftaran berikut : https://bit.ly/diklatLAZradarmalang. Info lebih lanjut tentang acara ini bisa mengubungi Putri di nomor 085843725735.
Humas Kemenag Kota Malang Muhammad Nur Hidayah SH sangat merekomendasikan LAZ untuk mengikuti kegiatan ini. “LAZ banyak yang tidak sadar jika eksistensi tidak bisa diabngun dengan instan. Butuh proses dan identifikasi brand untuk bisa memperoleh kepercayaan publik,” tutupnya. (bes)
Editor : A. Nugroho