Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Perkuat Gerakan Cinta Lingkungan, Siswa SMK PGRI 3 Malang Bagikan 1.000 Tumbler

A. Nugroho • Kamis, 2 Juli 2026 | 15:18 WIB
SEMANGAT: SMK PGRI 3 Malang memanfaatkan momentum Kegiatan Cinta Sekolah (KCS) pada (2/7) untuk memperkuat budaya peduli lingkungan
SEMANGAT: SMK PGRI 3 Malang memanfaatkan momentum Kegiatan Cinta Sekolah (KCS) pada (2/7) untuk memperkuat budaya peduli lingkungan

 

MALANG KOTA, RADAR MALANG – SMK PGRI 3 Malang memanfaatkan momentum Kegiatan Cinta Sekolah (KCS) pada (2/7) untuk memperkuat budaya peduli lingkungan. Budaya ini diwujudkan melalui gerakan pembagian 1.000 tumbler kepada siswa. Program ini menjadi bagian dari komitmen untuk meminiamaisir penggunaan botol plastik. 

Kepala SMK PGRI 3 Malang, Dr M Lukman Hakim, ST., MM, mengatakan bahwa pembagian tumbler bukan sekadar memberikan perlengkapan kepada siswa. Tetapi menjadi langkah nyata untuk membangun kebiasaan ramah lingkungan sejak hari pertama mereka memasuki lingkungan sekolah.

“Kami ingin membentuk karakter siswa yang peduli terhadap lingkungan. Melalui pembagian 1.000 tumbler ini, kami mengajak seluruh warga sekolah untuk mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai. Ini merupakan bagian dari komitmen SMK PGRI 3 Malang sebagai sekolah yang hijau dan peduli lingkungan,” ujarnya. 

BERDAYA: Pembukaan KCS SMK PGRI 3 Malang dibuka dengan mengadakan apel ke+39 dengan tema Garda Swarna 39.
BERDAYA: Pembukaan KCS SMK PGRI 3 Malang dibuka dengan mengadakan apel ke+39 dengan tema Garda Swarna 39.

 


Program tersebut menjadi salah satu rangkaian KCS. Pembukaan KCS SMK PGRI 3 Malang dibuka dengan mengadakan apel ke+39 dengan tema Garda Swarna 39. Kegiatan ini diikuti oleh 987 calon siswa baru yang terbagi ke dalam 14 jurusan.

Kata "Garda" mempresentasikan Skariga Muda yaitu para murid tangguh yang siap berdiri di lini terdepan sebagi pioneer perubahan. Sementara "Swarna" yang berarti emas dalam sansekerta, melambangkan kejayaan, kemurnian niat, kesuksesan, dan cita cita luhur menuju Indonesia Emas.

Garda Swarna adalah manifestasi visi untuk mencetak generasi muda Skariga yang bersinar layaknya emas, namun tetap kokoh menjaga nilai luhur bangsa di tengah disrupsi teknologi, karena pendidikan tidak hanya soal mengasah otak tetapi juga memperkuat karakter.

Kegiatan pembukaan ditandai dengan adanya penampilan Tari Nusantara, parade bendera jurusan oleh tim paskibra dilanjutkan dengan penuangan Air ke wadah yang dibawa oleh perwakilan peserta KCS serta ke kain putih. Prosesi penuangan air ini melambangkan pemberian restu luhur, transfer ilmu pengetahuan, serta doa yang mengalir tanpa putus dari para guru dan tetua kepada generasi muda. Air yang bersumber dari bumi menjadi simbol kesejukan, kebijaksanaan, dan bekal moral bagi para siswa dalam mengarungi masa depan. 

Setelah pengembaraan, peserta juga akan melakukan gemba ke bengkel jurusan masing masing sebagi bentuk pengenalan lingkungan sekolah. Peserta akan diberikan informasi mengenai bengkel jurusan masing masing oleh tim jurusan yang terdiri dari Kabid, Kabeng dan Teknisi. Selama mengikuti rangkaian KCS, peserta akan didampingi oleh wali KCS yang bertugas membantu dan memberikan motivasi kepada peserta selama mengikuti KCS.

Dalam momen KCS tahun ini, sekolah juga memberikan penguatan karakter dan mental kepada siswa baru, termasuk pembiasaan hidup sehat, budaya disiplin, serta kesiapan menghadapi perkembangan teknologi dan dunia industri. Dengan dukungan fasilitas pembelajaran yang terus berkembang, termasuk pembelajaran berbasis kecerdasan buatan (AI), sekolah berupaya mencetak lulusan yang memiliki keseimbangan antara hard skill dan soft skill. (*)

Editor : A. Nugroho
#kcs #SMK PGRI 3 Malang #peduli lingkungan