MALANG KOTA, RADAR MALANG – Sebanyak 741 calon murid dinyatakan lolos melalui jalur prestasi nonakademik pada Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP negeri di Kota Malang. Hasil seleksi diumumkan Rabu (8/7) setelah proses verifikasi sertifikat prestasi yang diikuti lebih dari seribu pendaftar.
Dari seluruh sekolah, persaingan paling ketat terjadi di SMP Negeri 3 Kota Malang. Tingginya minat pendaftar membuat rentang nilai yang diterima di sekolah tersebut menjadi salah satu yang paling kompetitif.
SMPN 3 Jadi Sekolah dengan Persaingan Paling Ketat
Panitia SPMB Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang Suradi mengatakan, seleksi jalur prestasi non akademik tahun ini berlangsung cukup kompetitif.
Menurutnya, di SMPN 3 Kota Malang, nilai rata-rata tertinggi peserta yang diterima mencapai 99, sedangkan nilai rata-rata terendah yang masih lolos berada di angka 73.
Baca Juga: SPMB SMK Negeri di Kota Malang Sisakan 4.778 Kuota dari Jalur Prestasi Akademik
Sementara secara umum, nilai rata-rata tertinggi peserta yang diterima di jalur ini mencapai 99, sedangkan nilai terendah sekitar 7 karena penilaian tidak hanya didasarkan pada angka, tetapi juga jenis dan bobot prestasi yang dimiliki peserta.
Sertifikat Prestasi Jadi Penentu Kelulusan
Suradi menjelaskan, seluruh pendaftar telah menyerahkan sertifikat prestasi ke Bidang Pendidikan Dasar (Pendas) Disdikbud Kota Malang pada 29–30 Juni 2026 untuk diverifikasi.
Hasil verifikasi kemudian diumumkan pada 3 Juli. Salah satu syarat utama ialah sertifikat harus diterbitkan dalam kurun waktu maksimal tiga tahun terakhir.
Baca Juga: Diumumkan Hari Ini, 856 Pelajar Daftar SPMB SMA Jalur Prestasi Akademik
"Nilai rata-rata meski rendah, karena prestasi nonakademik jadi sertifikat hasil lomba yang jadi pertimbangan," ujarnya.
Prestasi yang dapat digunakan dalam jalur ini cukup beragam. Mulai dari hafiz Alquran, prestasi di bidang sains, teknologi, riset, dan inovasi, hingga seni, budaya, bahasa, olahraga, serta bidang lainnya.
Seluruh sertifikat harus melalui proses kurasi dan verifikasi oleh Disdikbud Kota Malang sebelum dapat digunakan sebagai dasar penilaian dalam seleksi jalur prestasi non akademik.
Editor : Aditya Novrian