Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pagu Belum Terpenuhi, 97 SD Negeri di Kota Malang Tetap Buka SPMB Offline

Nahdiatul Affandiah • Kamis, 9 Juli 2026 | 14:03 WIB
BUKA PENDAFTARAN OFFLINE: Sejumlah wali murid mendatangi Kantor Disdikbud Kota Malang untuk berkonsultasi. (Darmono/Radar Malang)
BUKA PENDAFTARAN OFFLINE: Sejumlah wali murid mendatangi Kantor Disdikbud Kota Malang untuk berkonsultasi. (Darmono/Radar Malang)

MALANG KOTA, RADAR MALANG - Belum terpenuhinya semua pagu di SD negeri membuat beberapa sekolah tetap membuka pendaftaran di Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Bedanya, kalau dulu dibuka secara online, kini disediakan jalur offline. 

Total ada 97 SD negeri yang tetap membuka SPMB offline. Tahapan itu sudah dibuka sejak 13 Juni lalu, dan bakal berlangsung sampai pagu di masing-masing sekolah terpenuhi. Untuk diketahui, pagu di setiap SD negeri cukup beragam. 

Minimal 28 siswa baru, sesuai ketentuan jumlah pelajar dalam satu rombongan belajar (rombel). Ada juga yang pagunya hingga 56 siswa baru. Pagu terbanyak ada di SDN Model, di Jalan Raya Tlogowaru, Kedungkandang. Pagu di sana mencapai 140 pelajar, dan dinyatakan sudah terpenuhi. 

Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Pendidikan Dasar dan Menengah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang Muflikh Adhim menuturkan, pendaftaran luring bakal terus dibuka meski para siswa baru sudah melewati Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada 13-18 Juli mendatang.

”Itu bergantung kebijakan sekolah masing-masing, karena prioritasnya adalah memenuhi pagu yang masih tersisa,” ujar dia.

Peraturan pada pendaftaran luring lebih bebas. Tak ada jalur masuk seperti SPMB online yang membagi siswa daftar melalui tiga jalur. Yaitu prestasi, domisili, dan afirmasi.

Bahkan anak dari luar Kota Malang tetap bisa mendaftar ke SD Negeri yang pagunya belum terpenuhi. Namun Adhim belum memiliki data terbaru SD mana saja yang pagunya sudah terpenuhi dari pendaftaran offline. 

Pihaknya juga masih mendata SD negeri mana saja yang pagunya belum terpenuhi untuk kebutuhan MPLS. Di sisi lain, Adhim menyebut bahwa pendaftaran di sekolah swasta juga berjalan cukup lancar. Di Kota Malang setidaknya ada 91 SD swasta yang membuka pendaftaran sejak akhir tahun 2025 lalu. 

”Untuk sekolah swasta favorit rata-rata sudah penuh (pagunya) pada bulan Januari lalu,” ujar Adhim. Namun hingga kini pihaknya belum mendapat laporan mana saja sekolah swasta yang masih membuka pendaftaran. Termasuk mana saja sekolah yang sudah terpenuhi pagunya. (aff/by)

 

Editor : Bayu Mulya Putra
#SPMB SD #SPMB SD Negeri #Pagu SD negeri #disdikbud kota malang #pendidikan kota malang