MALANG KOTA, RADAR MALANG – Jawa Pos Radar Malang bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang kembali menggelar Diklat Jurnalistik Guru SD/MI se-Kecamatan Klojen, 28 Juli mendatang.
Pada diklat tahun ini, Jawa Pos Radar Malang menggandeng salah satu penulis buku terbaik dari PT Cita Intrans Selaras Wawan Sulthon Fauzi MPd bersama Kepala Editor Penerbit Uni Ruchul Janah. Keduanya menjadi salah satu pemateri dan merancang program untuk membuat buku antologi bagi seluruh peserta.
Selain itu, peserta akan mendapatkan materi bagaimana membuat Standar Operasional Prosedur (SOP) menerima wartawan abal-abal alias bodrex dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dari Wakil Pimpinan Redaksi Jawa Pos Radar Malang Mahmudan.
Hanya dengan kontribusi 450 ribu rupiah, seluruh peserta akan mendapatkan fasilitas pembuatan buku antologi yang sudah ber-ISBN dan sertifikat yang ditanda tangani Kepala Disdikbud Kota Malang.
Sekolah yang ingin mendaftar bisa langsung mengisi link berikut : https://bit.ly/2026diklatklojen. Atau untuk info lebih lanjut menghubungi panitia atas nama Bahar di nomor +62 812-1030-4720 atau Zufar di nomor +62 857-9135-9527.
Acara yang sudah digelar sejak 2023 lalu ini telah sukses mengedukasi guru untuk menghadapi wartawan dan berita hoaks. Selain itu, pada 2025 lalu, diklat ini telah menerbitkan buku Pena Tajam Lawan Tirani, untuk guru SD/MI se-Kecamatan Klojen.
Koordinator Diklat Jurnalistik Guru SD/MI se-Kecamatan Klojen Bachtiar Eko S sangat mengapresiasi peserta yang sudah mengikuti diklat tahun lalu. “Sekolah juga tidak akan rugi berinvestasi ilmu jurnalistik dan karya tulis buku untuk para gurunya. Karena informasi yang didapat saat diklat bisa diaplikasikan secara nyata di sekolah dan peningkatan literasi guru maupun sekolahnya masing-masing,” tutupnya. (bes)
Editor : A. Nugroho