Transportasi ojek online yang dapat digunakan untuk menuju kampus (Sumber: Universitas Negeri Malang)MALANG, RADAR MALANG – Perkembangan teknologi memudahkan mahasiswa baru Universitas Negeri Malang (UM) menemukan rute perjalanan menuju kampus tanpa harus menghafal jalan terlebih dahulu. Berbagai aplikasi navigasi dan transportasi kini dapat dimanfaatkan untuk mengetahui jalur tercepat sekaligus pilihan moda transportasi yang tersedia.
Bagi mahasiswa yang baru pertama kali datang ke Kota Malang, keberadaan aplikasi tersebut dapat membantu mengurangi kebingungan saat menuju kampus maupun tempat tinggal.
Rute Transportasi Bisa Dipantau Secara Digital
Melalui aplikasi seperti Moovit, mahasiswa dapat mengetahui pilihan transportasi umum yang melewati kawasan Universitas Negeri Malang. Informasi yang ditampilkan meliputi rute perjalanan, titik pemberhentian terdekat, hingga estimasi waktu tempuh menuju kampus.
Baca Juga: Kelompok Kepala Sekolah Sarankan SPMB Offline Dibuka Maksimal hingga Semester Satu
Selain itu, mahasiswa juga dapat memanfaatkan layanan peta digital untuk menentukan jalur tercepat dari rumah kos, stasiun, terminal, maupun bandara menuju lingkungan kampus.
Informasi tersebut membantu mahasiswa memperkirakan waktu keberangkatan sehingga dapat tiba di kampus tepat waktu.
Transportasi Daring Jadi Alternatif Praktis
Selain angkutan kota, layanan transportasi berbasis aplikasi menjadi pilihan yang banyak digunakan mahasiswa. Moda transportasi ini dinilai praktis karena dapat mengantar langsung ke lokasi tujuan tanpa harus berpindah kendaraan.
Pilihan tersebut juga memudahkan mahasiswa yang membawa barang bawaan cukup banyak ketika pertama kali datang ke Kota Malang maupun saat berpindah tempat tinggal.
Meski demikian, mahasiswa tetap disarankan membandingkan biaya perjalanan dan memilih moda transportasi yang paling sesuai dengan kebutuhan serta anggaran yang dimiliki.
Baca Juga: UIN Terima 1.800 Mahasiswa dari Jalur UMPTKIN
Akses Kampus Semakin Mudah
Lokasi Universitas Negeri Malang yang berada di pusat kawasan pendidikan membuat akses menuju kampus relatif mudah dari berbagai arah. Dukungan transportasi umum, transportasi daring, serta layanan navigasi digital memberikan banyak pilihan bagi mahasiswa untuk menentukan rute perjalanan yang paling efisien.
Dengan memanfaatkan teknologi dan memahami jalur transportasi sejak awal, mahasiswa baru dapat menjalani aktivitas perkuliahan dengan lebih percaya diri tanpa harus khawatir tersesat atau kesulitan mencapai kampus.
Editor : Aditya Novrian