Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Padukan Sensasi Piknik dan Budaya, Mahasiswa Ilkom UMM Gelar Workshop Membatik Syahdu: Nggelar Batik

A. Nugroho • Kamis, 16 Juli 2026 | 12:47 WIB
SYAHDU: Sejumlah mahasiswa belajar membatik di event Nggelar Batik.
SYAHDU: Sejumlah mahasiswa belajar membatik di event Nggelar Batik.

MALANG, RADAR MALANG – Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) sukses menghadirkan cara baru dalam melestarikan budaya nusantara melalui event bertajuk Nggelar Batik. Mengusung konsep workshop membatik berbalut suasana piknik yang syahdu, acara ini berhasil menarik antusiasme generasi muda untuk lebih dekat dengan warisan leluhur tanpa kesan kaku.


Event ini didesain khusus untuk memberikan pengalaman sensorik yang lengkap. Tidak sekadar belajar mencanting di atas kain, para peserta diajak merasakan ketenangan bersantai di alam terbuka, ditemani gemerisik daun dan live music yang menenangkan.
Keseruan acara semakin lengkap dengan hadirnya sesi charm workshop, di mana peserta bisa mengkreasikan hasil karya mereka menjadi aksesori yang modis dan kekinian. Tak hanya itu, untuk memperkuat nuansa tradisional yang autentik, agenda dilanjutkan dengan sesi minum jamu bersama.

Langkah ini diambil sebagai bentuk apresiasi terhadap kuliner herbal asli Indonesia yang menyehatkan.
Sebagai menu utama dalam pengenalan historiografi lokal, "Nggelar Batik" turut menyuguhkan sesi screening video film dokumenter Anjani Batik Batu. Film ini mengupas tuntas perjalanan, filosofi, dan dedikasi di balik eksistensi Batik Anjani, salah satu maestro batik kebanggaan Kota Wisata Batu, Malang. Melalui visualisasi yang apik, peserta diajak menyelami makna di balik setiap coretan motif batik khas malangan tersebut.

"Kami ingin mengubah stigma bahwa membatik itu kuno atau membosankan. Dengan mengemasnya dalam bentuk piknik yang chill dan estetis, kami berharap anak-anak muda bisa merasakan kalau belajar budaya itu bisa jadi bagian dari lifestyle yang keren," ujar salah satu panitia, event Nggelar Batik.

Melalui inisiatif ini, mahasiswa Ilmu Komunikasi UMM membuktikan bahwa penanaman rasa cinta tanah air dapat dilakukan dengan pendekatan yang segar, relevan, dan adaptif terhadap tren masa kini. (*)

Editor : A. Nugroho
nggelar batik mbatik mahasiswa UMM