Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Sambut Peserta Didik Baru Tahun Ajaran 2026/2027, SMAN 1 Dampit Gelar MPLS Edukatif dan Inspiratif

A. Nugroho • Jumat, 17 Juli 2026 | 09:28 WIB
TERTIB: Pembukaan MPLS Ramah di SMAN 1 Dampit.
TERTIB: Pembukaan MPLS Ramah di SMAN 1 Dampit.

DAMPIT, RADAR MALANG – SMA Negeri 1 Dampit menyelenggarakan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi peserta didik baru tahun pelajaran 2026/2027. 

Kegiatan berlangsung selama lima hari, pada 13–17 Juli dengan menghadirkan berbagai materi pengenalan sekolah, pembentukan karakter, kesehatan remaja, literasi digital, serta penguatan kebersamaan antarpeserta didik.

FOKUS: Materi Bijak Bermedia Sosial dari Jawa Pos Radar Malang.
FOKUS: Materi Bijak Bermedia Sosial dari Jawa Pos Radar Malang.

MPLS dibuka pada Senin (13/7), dengan kegiatan keagamaan. Murid beragama Islam melaksanakan salat Duha di masjid, sedangkan bagi yang non muslim mengikuti pembinaan keagamaan di tempat yang telah disediakan. 

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan persiapan apel dan pembukaan MPLS yang diikuti oleh seluruh peserta dan panitia. 

Di hari pertama tersebut siswa baru memperoleh materi mengenai organisasi siswa melalui materi pengenalan OSIS. Peserta juga mendapatkan penjelasan tentang visi, misi, dan berbagai program unggulan SMAN 1 Dampit, seperti program Adiwiyata, Sekolah Ramah Anak, pembiasaan keagamaan, dan program sekolah lainnya.

SEMANGAT: Antusias peserta didik baru SMAN 1 Dampit mengikuti rangkaian MPLS, pada 13-17 Juli.
SEMANGAT: Antusias peserta didik baru SMAN 1 Dampit mengikuti rangkaian MPLS, pada 13-17 Juli.

Pembentukan karakter menjadi salah satu perhatian utama dalam pelaksanaan MPLS. Hal tersebut diwujudkan melalui penyampaian materi budaya 5S, yaitu senyum, salam, sapa, sopan, dan santun. Peserta didik juga dibekali materi mengenai Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat sebagai dasar untuk membangun kebiasaan positif, disiplin, sehat, mandiri, dan bertanggung jawab.

Pada hari kedua, Selasa (14/7), kegiatan dimulai dengan apel dan senam ceria. Peserta didik kemudian berlatih menyanyikan Mars SMANEDA sebagai bagian dari upaya menumbuhkan rasa bangga dan cinta terhadap sekolah. Para murid selanjutnya mendapatkan penjelasan tentang pembelajaran intrakurikuler, struktur kurikulum, dan tata tertib sekolah. Materi tersebut diberikan agar peserta didik memahami proses pembelajaran, hak dan kewajiban, serta berbagai ketentuan yang harus dipatuhi selama menempuh pendidikan di SMAN 1 Dampit.

Pengenalan lingkungan sekolah dilakukan melalui kegiatan school tour yang dipandu oleh pengurus OSIS. Dalam kegiatan ini, peserta didik diperkenalkan dengan ruang kelas, perpustakaan, laboratorium, masjid, ruang multimedia, lapangan, serta berbagai fasilitas pendukung pembelajaran lainnya.

Peserta juga memperoleh informasi mengenai kegiatan ekstrakurikuler dan berbagai program pengembangan diri yang dapat diikuti sesuai dengan minat dan bakat masing-masing.

Pada Rabu (15/7), peserta didik mengikuti materi Gerakan Rukun Sesama Teman. Materi ini bertujuan menanamkan sikap saling menghargai, menghormati perbedaan, membangun solidaritas, serta mencegah terjadinya perundungan di lingkungan sekolah.

Penguatan literasi digital diberikan melalui kegiatan Bijak Bersosial Media bersama Jawa Pos Radar Malang. Peserta didik diberikan pemahaman mengenai etika berkomunikasi di ruang digital, pentingnya menjaga privasi, mengenali informasi palsu, menghindari perundungan siber, serta menggunakan media sosial secara cerdas, aman, dan bertanggung jawab. 

Pada hari yang sama, puskesmas turut memberikan materi kesehatan remaja dan sosialisasi CKG. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran peserta didik mengenai pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental, menerapkan pola hidup bersih dan sehat, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Rangkaian MPLS pada Kamis (16/7), turut melibatkan orang tua peserta didik melalui kegiatan parenting.

Kegiatan yang disampaikan oleh Nafik Palil MPd tersebut, menjadi sarana untuk membangun kerja sama antara sekolah dan orang tua dalam mendampingi perkembangan akademik maupun karakter peserta didik. Peserta didik juga mendapatkan materi mengenai bahaya narkotika, psikotropika, dan zat adiktif atau NAPZA dari Polsek Dampit.

Melalui kegiatan tersebut, peserta didik diajak memahami dampak buruk penyalahgunaan NAPZA bagi kesehatan, masa depan, keluarga, dan lingkungan sosial.

Selain itu, materi integritas disampaikan oleh pihak Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang. Materi ini menekankan pentingnya kejujuran, tanggung jawab, kedisiplinan, keberanian mengambil keputusan yang benar, serta kepatuhan terhadap aturan. Nilai integritas diharapkan menjadi bagian dari perilaku peserta didik, baik di sekolah maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

Hari terakhir MPLS, pada Jumat (17/7) diisi dengan kegiatan luar ruang, demonstrasi ekstrakurikuler, dan inaugurasi. Kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada peserta didik baru untuk membangun kekompakan, mengenali potensi diri, serta menyaksikan secara langsung berbagai pilihan kegiatan ekstrakurikuler yang tersedia di SMAN 1 Dampit. 

Penampilan yel-yel, permainan kelompok, dan kegiatan inaugurasi turut menciptakan suasana MPLS yang menyenangkan dan penuh kebersamaan. Seluruh rangkaian kemudian diakhiri dengan kegiatan penutupan yang diikuti oleh peserta didik baru, guru, pengurus OSIS, dan seluruh panitia.

Kepala SMAN 1 Dampit Yudi Krisdianto SPd beharap peserta didik baru mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah serta mengikuti proses pembelajaran dengan semangat, percaya diri, dan penuh tanggung jawab. “MPLS tidak hanya menjadi kegiatan pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi langkah awal dalam membentuk peserta didik yang religius, berkarakter, sehat, disiplin, kritis, cakap bermedia digital, dan berintegritas” tutupnya. (bes)

Editor : A. Nugroho
Sumber : Radar Malang
inspiratif mpls SMAN 1 Dampit Edukatif