BULULAWANG, RADAR MALANG – Sebanyak 320 siswa-siswi baru resmi memulai perjalanan akademik mereka di SMP Negeri 1 Bululawang pada Senin (13/7). Dimulainya tahun ajaran baru ini ditandai dengan pembukaan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang mengusung konsep ramah anak, edukatif, dan menyenangkan.
Upacara pembukaan MPLS yang berlangsung khidmat tersebut digelar di lapangan utama SMPN 1 Bululawang. Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala SMPN 1 Bululawang, Suntoro, S.Pd., M.Sc.,M.M.Pd., secara simbolis membuka kegiatan yang akan berlangsung selama lima hari ke depan.
Dalam sambutannya, Suntoro menekankan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi seluruh peserta didik. Tahun ini, SMPN 1 Bululawang mengusung tema Beragam, Bersahabat, Berkarakter sebagai fondasi utama pelaksanaan MPLS.
"Melalui tema ini, kita ingin menanamkan sejak dini bahwa perbedaan atau keberagaman di antara siswa adalah sebuah kekayaan. Kita bangun suasana belajar yang bersahabat, bebas dari perundungan (bullying), demi membentuk generasi muda yang berkarakter kuat dan berakhlak mulia," ujar Suntoro di hadapan ratusan peserta upacara.
Simbolisasi lewat Pohon Harapan
Ada yang menarik dalam pembukaan MPLS kali ini. Usai upacara bendera, 320 siswa baru diajak berpartisipasi dalam aksi kreatif bertajuk Pohon Harapan.
Di sini, setiap siswa menuliskan cita-cita, mimpi, dan target positif yang ingin mereka raih selama belajar di SMPN 1 Bululawang pada secarik kertas warna-warni, lalu menggantungkannya pada replika pohon yang telah disediakan sekolah.
Aksi ini menjadi simbol bahwa sekolah siap menjadi wadah yang ramah dan suportif untuk memupuk serta mewujudkan impian setiap anak didik tanpa terkecuali.
Pihak sekolah memastikan bahwa seluruh materi yang diberikan selama MPLS dikemas dengan pendekatan humanis. Alih-alih menerapkan sistem perploncoan lama, para siswa baru justru diajak untuk mengenali lingkungan sekolah, para guru, serta sarana prasarana penunjang belajar. Hal tersebut dilakukan melalui berbagai gim edukatif, pengenalan ekstrakurikuler, dan penanaman nilai karakter. (*)
Artikel ini ditulis oleh Sriana, S.Pd.,Gr., SMP Negeri 1 Bululawang.
Editor : A. Nugroho