Menggema di Panggung Kompetisi, Ini Cerita Denticho FKG UB

A. Nugroho • Dipublikasikan Jumat, 24 Juli 2026 | 15:39 WIB
KOMPAK; Denticho terus berkomitmen menghadirkan penampilan berkualitas sekaligus membawa nama baik FKG UB di dunia seni.
KOMPAK; Denticho terus berkomitmen menghadirkan penampilan berkualitas sekaligus membawa nama baik FKG UB di dunia seni.

MALANG KOTA, RADAR MALANG - Denticho merupakan paduan suara resmi mahasiswa FKG UB yang berdiri pada tahun 2024. Meski usianya baru memasuki tahun ketiga, organisasi ini telah berkembang menjadi wadah pengembangan bakat seni bagi mahasiswa yang memiliki minat di bidang vokal. Melalui latihan yang konsisten, kedisiplinan, dan kerja sama tim, Denticho terus berkomitmen menghadirkan penampilan berkualitas sekaligus membawa nama baik FKG UB di dunia seni.

Tidak hanya terbuka bagi mahasiswa dari berbagai angkatan, Denticho juga membuka kesempatan bagi seluruh sivitas akademika FKG UB untuk bergabung dalam tim ketika mengikuti kompetisi tertentu. Semangat inklusif tersebut menjadi salah satu kekuatan yang membuat organisasi ini terus berkembang dari tahun ke tahun. Perjalanan organisasi juga menunjukkan perkembangan yang signifikan. Pada masa awal pembentukannya, Denticho hanya dipimpin oleh seorang ketua dan seorang sekretaris yang sekaligus merangkap bendahara. Kini, struktur kepengurusan telah berkembang menjadi lebih profesional dengan sistem Badan Pengurus Inti (BPI) dan Badan Pengurus Harian (BPH).

Kepengurusan tahun ketiga dipimpin oleh Florean Ramadhani sebagai Ketua, didampingi Aisyah Khumairah sebagai Wakil Ketua, Naila Wardha sebagai Sekretaris, dan Ursula Brilysana sebagai Bendahara. Mereka didukung delapan divisi yang menangani berbagai aspek organisasi, mulai dari Public Relation, Fundraising, Manager Artist, Costume & Accessories, Media & Content, Stage & Choreography, Kepelatihan, hingga Sarana dan Prasarana. Setiap divisi memiliki peran penting dalam memastikan seluruh program kerja, terutama kompetisi, dapat berjalan dengan optimal.

Selama tiga tahun berkarya, Denticho telah dipercaya mengisi berbagai kegiatan resmi di lingkungan FKG UB. Penampilan mereka hadir dalam Closing Ceremony and Awarding 1st International Multidisciplinary Student Competition FKG UB 2024, Dentistry Art Festival FKG UB 2024 dan 2025, serta Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) 2025.

 Tidak hanya tampil di lingkungan fakultas, Denticho juga dipercaya menjadi bintang tamu dalam berbagai konser kolaborasi, di antaranya Medical's Choir Concert 2025 "Lucerna Viae" yang diselenggarakan Medical's Choir Fakultas Kedokteran UB dan Konser Pra-Kompetisi "SAMVADITA II" yang diselenggarakan Ami Voix Academy. Di bidang kompetisi, Denticho telah mengikuti International Art Festival FIKES UB 2024 kategori Vocal Group secara daring dan berhasil meraih Juara II. Prestasi tersebut kemudian dilanjutkan pada ajang 11th Festival Paduan Suara Universitas Surabaya (FESPA UBAYA) 2026.

BERKUALITAS: Denticho merupakan paduan suara resmi mahasiswa FKG UB yang berdiri pada tahun 2024.
BERKUALITAS: Denticho merupakan paduan suara resmi mahasiswa FKG UB yang berdiri pada tahun 2024.

 

Di balik setiap penampilan yang memukau, terdapat proses latihan yang panjang. Dalam kondisi normal, Denticho mengadakan latihan rutin sebanyak tiga kali setiap pekan dengan menyesuaikan jadwal akademik mahasiswa. Latihan tidak hanya berfokus pada teknik vokal, tetapi juga melatih fisik, kedisiplinan, manajemen waktu, hingga membangun kekompakan tim. Menjelang konser maupun kompetisi, intensitas latihan meningkat dengan tambahan latihan koreografi, simulasi penampilan, hingga kegiatan outbound yang bertujuan mempererat hubungan antaranggota.

Kerja keras Denticho membawa hasil yang luar biasa. Pada awal Juni 2026, Denticho berhasil meraih Silver Medal kategori Pop/Jazz dalam ajang 11th FESPA UBAYA 2026. Tim yang diberangkatkan terdiri atas 24 penyanyi dan satu pianis. Sebelum tampil pada babak kompetisi secara langsung di Perpustakaan Lantai 5 Universitas Surabaya, Denticho terlebih dahulu melewati babak kualifikasi secara daring dengan mengirimkan video penampilan. Meski belum berhasil melaju ke babak Grand Championship, capaian Silver Medal menjadi tonggak penting karena merupakan kompetisi luring pertama yang diikuti Denticho di luar Kota Malang.

Bagi seluruh anggota, pengalaman tersebut menjadi kenangan yang tidak terlupakan. Selain momen saat tampil di atas panggung setelah berlatih selama tiga bulan, perjalanan dari Malang menuju Surabaya juga menghadirkan banyak cerita kebersamaan, mulai dari bernyanyi bersama di dalam kendaraan hingga saling menguatkan sebelum tampil. Keberhasilan meraih Silver Medal disambut dengan rasa bangga sekaligus menjadi bahan evaluasi. Bagi Denticho, penghargaan bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan langkah awal untuk terus berkembang.

Menurut Denticho FKG UB, salah satu kunci keberhasilan tim adalah evaluasi yang terus dilakukan. Setiap masukan dari pelatih maupun dewan juri dipelajari dan diterapkan agar kualitas penampilan terus meningkat. Berbagai tantangan juga berhasil dihadapi bersama, mulai dari penggalangan dana, pengaturan transportasi, perizinan akademik, hingga koordinasi seluruh anggota. Semua tantangan tersebut dapat dilalui berkat komunikasi yang baik dan semangat kebersamaan yang kuat. Denticho mengaku bangga dapat membawa nama FKG UB di dunia paduan suara. Prestasi yang diraih menjadi bukti bahwa mahasiswa FKG UB tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu berprestasi di bidang seni.

Ke depan, Denticho berharap dapat terus berkembang, baik dari segi kualitas musikal, kepengurusan, maupun sumber daya manusia. Selain aktif mengikuti kompetisi tingkat nasional dan internasional, mereka juga memiliki cita-cita untuk menyelenggarakan konser paduan suara secara mandiri dengan Denticho sebagai tuan rumah. Melalui perjalanan yang masih sangat muda, Denticho membuktikan bahwa semangat belajar, kerja keras, dan kebersamaan mampu menghasilkan harmoni yang tidak hanya indah didengar, tetapi juga membanggakan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Brawijaya di berbagai panggung prestasi. (*)

Editor : A. Nugroho
denticho FKG UB paduan suara mahasiswa