Kisah Dwi Retno Palupi yang Mengantarkan MTs Almaarif 01 Singosari ke Panggung Internasional

Mahmudan • Dipublikasikan Rabu, 29 Juli 2026 | 16:34 WIB

 

MTs Almaarif 01 Singosari Dwi Retno Palupi
MTs Almaarif 01 Singosari Dwi Retno Palupi

 

Jadi Madrasah Ramah Anak hingga Dikunjungi Mahasiswa 20 Negara

 

Di balik kesuksesan MTs Almaarif 01 Singosari, ada sosok Dwi Retno Palupi. Perempuan asal Wonogiri Jawa Tengah ini berhasil membawa madrasah tersebut melesat menjadi lembaga pendidikan unggul, berkarakter, sekaligus berwawasan global.

 

“Education for all, all children can learn.” Kalimat itu yang selalu ia ulang. Bukan sekadar jargon. Baginya, setiap anak punya potensi yang harus difasilitasi untuk tumbuh. Filosofi itulah yang kemudian menjelma dalam program-program madrasah yang melekat menjadi budaya sehari-hari.

Perjalanan Dwi Retno di MTs Almaarif 01 Singosari sejatinya panjang. Lulusan S1 Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo tahun 2000 itu memulai karier pada 2005. Kala itu dia mengemban amanah sebagai guru matematika di MTs Almaarif 01 Singosari. Sebelas tahun kemudian, tepatnya pada 2016, ia dipercaya menjabat Waka Kurikulum.

Di sela kesibukannya, ia sempat menjadi dosen luar biasa di salah satu universitas di Malang. Titik baliknya terjadi pada 2021, saat terpilih menjadi kepala madrasah melalui mekanisme uji kelayakan dan kepatutan. Kini, ia sedang menuntaskan dua periode kepemimpinan.

“Awalnya saya itu tidak berpikiran jadi kepala madrasah. Semua mengalir saja, karena kecintaan pada lembaga, tapi tetap harus lewat uji kelayakan,” ujarnya perempuan kelahiran 1977 itu.

Latar belakang sebagai guru matematika turut membentuk gaya kepemimpinannya. Semua harus ada proyeksi dan target ke depan. Seperti pada 2022, Dwi Retno menancapkan roadmap besar, menjadikan MTs Almaarif 01 Singosari sebagai madrasah unggul berstandar internasional.

Dari sini lah lahir program-program seperti Madrasah Ramah Anak, Madrasah Riset, Madrasah Multilingual, hingga Madrasah Adiwiyata. Ia terbilang berani dalam mengambil kebijakan, yakni seratus persen siswa pernah mengikuti lomba, baik level nasional maupun internasional.

Untuk mewujudkannya, madrasah mencarikan hampir ratusan ajang kompetisi sebagai wadah kemampuan siswa, dengan melibatkan peran aktif guru BK dan wali kelas dalam pembinaan. Strategi pembinaan disesuaikan dengan jenis ajang. Mulai OMI, OPSI, OSN, O2SN, hingga kompetisi internasional, dengan target capaian yang terukur.

Hasilnya sudah terbukti. Tahun 2025 lalu, siswa MTs Almaarif 01 Singosari membawa pulang dua medali di ajang ASEAN Student Competition, masing-masing Bronze Award di kategori English Proficiency Test dan Mathematical Olympiad. Juga aktif dalam International Student Forum. Madrasah ini juga aktif dalam ASEAN Student Exchange, MOU dengan lembaga Internasional dan menjalin kemitraan berbagai instansi serta puluhan SD/MI di Jawa Timur.

Di luar penguatan internal, Palupi juga rajin membangun jejaring kemitraan. Pada 2022, madrasah ini tercatat sebagai yang pertama di Kabupaten Malang mendeklarasikan madrasah ramah anak. Sejumlah komitmen strategis, sekaligus konsisten menjalin komunikasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

Kolaborasi lintas lembaga bahkan sampai menembus level internasional pada 2025, madrasah ini kedatangan mahasiswa dari sekitar 20 negara di ajang I-YES (International Youth Enhancing Study) 2025 kerja sama UIN Maliki Malang.

Di tengah segala pencapaian itu, lulusan Magister  Pendidikan Matematika UM 2008 itu selalu menegaskan lima nilai yang ditanamkan para pendiri, penerus, pengembang Yayasan Pendidikan Almaarif Singosari ia pegang teguh dan tanamkan ke seluruh civitas madrasah, keikhlasan, kejujuran, kebersamaan, kesabaran dan kedisiplinan.

Lewat gaya kepemimpinan yang inovatif, kolaboratif, dan berorientasi masa depan, Dwi Retno Palupi membuktikan madrasah yang berjargon KEREN (Kreatif, Edukatif, Religius, Elegan, Nyaman) ini bukan sekadar tempat belajar agama, melainkan juga ruang pembentukan karakter dan prestasi bagi generasi muda yang siap bersaing di panggung global. (zal/dan)

Editor : Mahmudan
Tokoh pendidikan Malang MTs Almaarif 01 Singosari Pendidikan Malang