Kautsar Sabet Perunggu Olimpiade Kimia Dunia, Harumkan Nama Malang di Kancah Internasional

A. Nugroho • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 15:49 WIB
 Murid MAN 2 Kota Malang, Ahmad GEMILANG: Kautsar Ramadani, sukses meraih medali perunggu dalam ajang bergengsi International Chemistry Olympiad (IChO) 2026.
Murid MAN 2 Kota Malang, Ahmad GEMILANG: Kautsar Ramadani, sukses meraih medali perunggu dalam ajang bergengsi International Chemistry Olympiad (IChO) 2026.

 

MALANG, RADAR MALANG – Torehan prestasi kembali datang dari dunia pendidikan Kota Malang. Murid MAN 2 Kota Malang, Ahmad Kautsar Ramadani, sukses meraih medali perunggu dalam ajang bergengsi International Chemistry Olympiad (IChO) 2026. Kompetisi tersebut mempertemukan pelajar terbaik bidang kimia dari sekitar 90 negara.

Capaian siswa kelas XII G itu menambah deretan prestasi internasional yang diraih MAN 2 Kota Malang. Keberhasilan tersebut sekaligus menunjukkan kemampuan pelajar madrasah untuk bersaing di level dunia dalam bidang sains.

Sepulang dari ajang tersebut, Kautsar mendapat sambutan dari jajaran Kementerian Agama Kota Malang, pimpinan MAN 2 Kota Malang, guru pembimbing, serta keluarganya di Bandara Abdul Rachman Saleh, Selasa (21/7). Momen itu menjadi bentuk apresiasi atas perjuangan panjang yang telah dilaluinya selama mengikuti proses seleksi dan pembinaan.

Kautsar mengaku bersyukur atas hasil yang diraih. Menurutnya, pengalaman mengikuti olimpiade dunia tidak hanya memberikan tantangan akademik, tetapi juga kesempatan berinteraksi dengan peserta dari berbagai negara.

Yang paling berkesan adalah bisa bertemu dan berdiskusi dengan peserta dari banyak negara. Pengalaman itu sangat berharga,” ujarnya.
Ia menjelaskan, persaingan di IChO berlangsung sangat ketat. Setiap peserta merupakan wakil terbaik dari negaranya sehingga perbedaan nilai yang sangat tipis dapat memengaruhi perolehan medali.

Kompetisinya luar biasa. Selisih nilai yang sangat kecil bisa menentukan warna medali. Negara-negara Asia Tenggara seperti Vietnam, Singapura, dan Thailand menjadi pesaing yang cukup kuat,” katanya.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Malang KH Achmad Shampton memberikan apresiasi atas prestasi tersebut. Menurut dia, keberhasilan Kautsar menjadi bukti bahwa siswa madrasah memiliki potensi besar untuk berprestasi di tingkat internasional.

“Prestasi ini menjadi kebanggaan tidak hanya bagi MAN 2 Kota Malang, tetapi juga bagi keluarga besar Kementerian Agama dan masyarakat Kota Malang. Semoga menjadi motivasi bagi siswa lain untuk terus berprestasi dan percaya diri bersaing di tingkat global,” ujarnya.

Senada, Kepala MAN 2 Kota Malang Samsudin menilai raihan medali perunggu tersebut merupakan hasil kerja keras siswa yang didukung pembinaan intensif dari madrasah, guru pendamping, dan keluarga.

Menurutnya, madrasah akan terus memperkuat program pembinaan akademik dan karakter untuk mencetak generasi unggul yang mampu membawa nama Indonesia berprestasi di berbagai ajang internasional.

Keberhasilan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus melahirkan siswa-siswa berprestasi yang mampu memberikan kontribusi bagi bangsa,” tegasnya.(llk)

Editor : A. Nugroho
Ahmad Kautsar MAN 2 Kota Malang Medali prestasi