Mahasiswa PKM FEB UB Dampingi UMKM Arjosari Perkuat Pemasaran dan Digitalisasi Usaha

A. Nugroho • Dipublikasikan Sabtu, 1 Agustus 2026 | 13:29 WIB
BAGI ILMU: Mahasiswa Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya (FEB UB) memberikan pendampingan kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kelurahan Arjosari, Kota Malang.
BAGI ILMU: Mahasiswa Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya (FEB UB) memberikan pendampingan kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kelurahan Arjosari, Kota Malang.

MALANG, RADAR MALANG – Mahasiswa Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya (FEB UB) memberikan pendampingan kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kelurahan Arjosari, Kota Malang, melalui pelatihan strategi pemasaran dan digitalisasi usaha, Kamis (30/7).

Kegiatan ini merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan meningkatkan daya saing UMKM melalui pemasaran yang lebih terarah dan pemanfaatan teknologi digital.

BERDAYA: Pendampingan yang jadi implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan meningkatkan daya saing UMKM.
BERDAYA: Pendampingan yang jadi implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan meningkatkan daya saing UMKM.

Dalam pendampingan tersebut, mahasiswa memperkenalkan strategi membangun identitas usaha, penyusunan label kemasan sesuai standar, pemanfaatan WhatsApp Business, serta pemilihan media promosi yang disesuaikan dengan kesiapan masing-masing usaha.

Selain itu, pelaku UMKM juga dibekali pemahaman mengenai digitalisasi usaha melalui penggunaan WhatsApp Business, Google Business Profile, QRIS, hingga marketplace sebagai sarana memperluas jangkauan pasar.

Narasumber pemasaran, Rafi Bimo Ramadhan, mengatakan materi disusun secara bertahap agar mudah diterapkan pelaku usaha.
Kami tidak mengajak pelaku UMKM langsung beralih sepenuhnya ke digital. Mereka diajak memulai dari langkah sederhana, seperti membangun identitas usaha dan melengkapi label kemasan, kemudian berlanjut ke media promosi lainnya sesuai kesiapan usaha,  ujarnya.

Baca Juga: MMD UB Kenalkan Minat dan Bakat Anak Sejak Dini di SDN Bokor Melalui Permainan Ular Tangga

Sementara itu, narasumber digitalisasi, Hanna Grace Felyzia Sianipar, menilai pemanfaatan teknologi menjadi kebutuhan agar UMKM mampu bersaing di tengah perkembangan pasar.

Digitalisasi bukan sekadar mengikuti tren, tetapi menjadi sarana untuk memperkenalkan potensi lokal kepada pasar yang lebih luas. Kami mengenalkan platform yang mudah dan gratis terlebih dahulu sebelum masuk ke marketplace,  katanya.

Baca Juga: Partisipasi Aktif FKG UB dalam Bakti Sosial PDGI Pengwil Jawa Timur di Hari Jadi Kabupaten Madiun Ke-458

Melalui program ini, UMKM Arjosari diharapkan mampu meningkatkan visibilitas produk, mempermudah pengelolaan pesanan melalui fitur digital, memperluas akses pemasaran, serta memanfaatkan sistem pembayaran digital. Program pendampingan ini juga diharapkan dapat terus berlanjut dan diterapkan di wilayah lain sebagai upaya memperkuat ekonomi masyarakat berbasis UMKM. (aw)

Editor : A. Nugroho
Sumber : Radar Malang
UMKM feb ub mahasiswa PKM