MALANG KOTA, RADAR MALANG - 20 guru SD/MI dari Kecamatan Klojen bersama Lembaga Amil Zakat (LAZ) Malang Raya antusias mengikuti diklat jurnalistik di Ocean Garden Soekarno Hatta Malang pada 30 Juli lalu.
Acara diklat itu merupakan kolaborasi Jawa Pos Radar Malang bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang, serta Kementrian Agama (Kemenag) Kota Malang.
Setelah sukses menerbitkan buku cerita bergambar dengan judul Pena Tajam Lawan Tirani. Tahun ini, Jawa Pos Radar Malang dan Disdikbud kembali menghadirkan program One Teacher, One Book.
”Selain, untuk upgrade ilmu jurnalistik dan mengenal media massa di Malang Raya. Dengan kegiatan ini, para guru juga bisa membuat sebuah buku antologi,” jelas guru MIN 1 Kota Malang M. Dwi Cahyono.
Kegiatan diklat dibuka dengan materi mengenal jenis buku fiksi dan non fiksi. Kepala Editor Penerbit PT Cita Intrans Selaras Uni Ruchul Janah dan Editor Intrans Publishing Grup Andung Eko Wijayanto SSos jadi pemateri. Seluruh peserta diajak membahas tentang kelemahan penulis pemula.
Materi kedua disampaikan Redaktur Jawa Pos Radar Batu Fajar Andre Setiawan. Materi difokuskan bagaimana peserta membuat berita yang up to date dan sesuai fakta. Di sesi terakhir, peserta diminta menulis secara berkelompok dengan tema Masalah di Sekolaku.
Kepala Disdikbud Kota Malang Suwarjana SE MM sangat bangga dengan para guru yang mau upgrade ilmu jurnalistik. ”Semoga karya buku antologi yang dibuat peserta. Bisa menjadi modal penting untuk penguatan literasi di sekolah,” harap dia. (bes/gp)
Editor : A. NugrohoSumber : Radar Malang