20 Guru Kecamatan Klojen dan LAZ Se-Malang Raya Rasakan Manfaat Ikut Diklat Jurnalistik

Galih R Prasetyo • Dipublikasikan Senin, 3 Agustus 2026 | 19:33 WIB
PERKUAT LITERASI: 20 guru SD se-Kecamatan Klojen dan LAZ se-Malang Raya bersemangat membuat buku Antologi, Kamis (30/7).
PERKUAT LITERASI: 20 guru SD se-Kecamatan Klojen dan LAZ se-Malang Raya bersemangat membuat buku antologi, Kamis (30/7).

MALANG KOTA, RADAR MALANG - 20 guru SD/MI dari Kecamatan Klojen bersama Lembaga Amil Zakat (LA­Z) Malang Raya antu­sias meng­ikuti diklat jurnalistik di Ocean Ga­rden Soekarno Hatta Malang pa­da 30 Juli lalu. 

Acara dik­lat itu me­ru­pakan kolaborasi Jawa Pos Ra­dar Malang bersama Dinas Pen­didikan dan Kebuda­yaan (Dis­dikbud) Kota Malang, serta Kement­ri­an Agama (Kemen­a­g) Kota Mal­ang.

Setelah sukses menerbitkan buku cerita bergambar dengan judul Pena Tajam Lawan Tirani. Tahun ini, Jawa Pos Radar Ma­lang dan Disdikbud kembali meng­hadirkan program One Teacher, One Book.

”Selain, untuk upgrade ilmu jur­­nalistik dan mengenal media ma­s­sa di Malang Raya. Dengan ke­­gi­a­­tan ini, para guru juga bisa me­m­­buat sebuah buku antologi,” je­­las guru MIN 1 Kota Malang M. Dwi Cahyono. 

Kegiatan diklat di­buka dengan materi mengenal je­nis buku fiksi dan non fiksi. Ke­­pa­la Editor Penerbit PT Cita In­trans Selaras Uni Ruchul Janah da­n Editor Intrans Publishing Grup Andung Eko Wijayanto SS­­os jadi pemateri. Seluruh pe­s­e­r­ta diajak membahas ten­tang kelemahan penulis pemula. 

TERBAIK: Karya tulis kelompok No Name menjadi yang terbaik dan mendapatkan hadiah eksklusif dari Jawa Pos Radar Malang.
TERBAIK: Karya tulis kelompok No Name menjadi yang terbaik dan mendapatkan hadiah eksklusif dari Jawa Pos Radar Malang.

 

Materi kedua disampaikan Re­daktur Jawa Pos Radar Batu Fa­­jar Andre Setiawan. Materi di­fo­kuskan bagaimana peserta mem­buat berita yang up to date da­n sesuai fakta. Di­ sesi terakhir, pe­­­­serta diminta me­nulis secara be­­­r­­kelompok deng­an tema Ma­sa­lah di Sekolaku. 

Kepala Disdikbud Kota Malang Suwarjana SE MM sangat bangga de­ngan para guru yang mau upgra­de­ ilmu jurnalistik. ”Semo­ga karya bu­ku antologi yang dibuat peserta. Bi­sa menjadi modal penting untuk pe­nguatan literasi di sekolah,” harap dia. (bes/gp)

Editor : A. Nugroho
Sumber : Radar Malang
Buku klojen Diklat Jurnalistik