MALANG KOTA, RADAR MALANG – Setelah suskses menggelar diklat jurnalistik untuk guru di Kecamatan Lowokwaru dan Kecamatan Klojen. Agustus ini, Jawa Pos Radar Malang bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang akan melaksanakan diklat untuk Guru SD/MI di Kecamatan Kedungkandang, pada 31 Agustus mendatang.
Kegiatan ini merupakan diklat rutin yang sudah digelar sejak 2023 lalu. Pada 2025 kemarin, sebanyak 25 guru SD/MI di Kecamatan Kedungkandang sukses menerbitkan buku Pena Tajam Lawan Tirani. Buku yang di-launching langsung oleh Wali Kota Malang Dr Ir H. Wahyu Hidayat MM tersebut menjadi wujud nyata pengembangan literasi di lingkungan pendidikan.
Tahun ini, Jawa Pos Radar Malang bersama Disdikbud Kota Malang, akan terus menggaungkan literasi untuk para guru SD dan MI Negeri-Swasta di Kota Malang. Di antaranya untuk ikut mewujudkan program One Teacher, One Book.
Pada kegiatan diklat tahun ini, Jawa Pos Radar Malang menggandeng salah satu Penulis Buku terbaik dari PT Cita Intrans Selaras Wawan Sulthon Fauzi MPd bersama Kepala Editor Penerbit Uni Ruchul Janah sebagai pemateri dan perancang program pembuatan buku antologi.
Selama diklat, peserta juga akan mendapatkan materi bagaimana membuat Standar Operasional Prosedur (SOP) menerima wartawan abal-abal alias bodrex dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) dari Wakil Pimpinan Redaksi Jawa Pos Radar Malang Mahmudan.
Hanya dengan kontribusi 450 ribu rupiah, seluruh peserta akan mendapatkan fasilitas buku antologi yang sudah ber-ISBN, dan sertifikat yang ditanda tangani Kepala Disdikbud Kota Malang Suwarjana SE MM.
Koordinator Diklat Jurnalistik Guru SD/MI se-Kecamatan Kedungkandang Bachtiar Eko S. berharap kegiatan ini bisa menjadi momentum memperkuat literasi di sekolah. “Dengan literasi jurnalistik, sekolah bisa memperkaya informasi untuk dikonsumsi publik. Dan buku yang dibuat guru, bisa menjadi contoh penguatan literasi bagi siswanya,” tutupnya. (bes)
Editor : A. NugrohoSumber : Radar Malang