MALANG KOTA - Dekan Fakultas Vokasi Universitas Brawijaya (UB) Mukhammad Kholid Mawardi didapuk menjadi Ketua Forum Pendidikan Tinggi Vokasi Indonesia (FPTVI). Dia mengemban amanah untuk periode 2026-2028.
Penetapan ini menjadi tonggak penting memperkuat ekosistem pendidikan vokasi di tingkat nasional. Melalui kepemimpinan baru ini, pihaknya berkomitmen terus mendorong kolaborasi antarlembaga. Selain itu, juga menciptakan inovasi kurikulum dan riset terapan, serta mempercepat transformasi pendidikan tinggi vokasi agar semakin relevan dengan kebutuhan industri masa depan.
Di masa kepemimpinannya, FPTVI mengusung empat pilar fokus utama. Yaitu memperkuat kolaborasi, mendorong inovasi, transformasi vokasi, dan berdampak untuk Indonesia.
Memperkuat kolaborasi untuk meningkatkan sinergi antar-perguruan tinggi vokasi serta mempererat kemitraan strategis dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Kemudian mendorong inovasi diwujudkan dengan menstimulasi riset terapan dan inovasi pembelajaran yang berdampak langsung bagi masyarakat dan industri. Sedangkan transformasi vokasi dimaksimalkan dengan mengakselerasi modernisasi tata kelola serta relevansi lulusan vokasi berbasis teknologi dan standar global.
”Bersama menguatkan vokasi, mencetak talenta unggul, dan membangun Indonesia yang lebih maju," ujar Mawardi di sela pengukuhan kemarin. Terpilihnya Mawardi diharapkan dapat menjadikan FPTVI sebagai wadah yang semakin solid dalam melahirkan sumber daya manusia unggul, terampil, dan berdaya saing tinggi bagi Indonesia.(zal/dan)
Editor : Mahmudan