Gaungkan Literasi dengan Diklat Jurnalistik Guru SD/MI Se-Kecamatan Kedungkandang

A. Nugroho • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 14:38 WIB
SEMANGAT: Antusiasme guru SD/MI se-Kecamatan Kedungkandang mengikuti Diklat yang diadakan Jawa Pos Radar Malang bersama Disdikbud Kota Malang, 2025 lalu.
SEMANGAT: Antusiasme guru SD/MI se-Kecamatan Kedungkandang mengikuti Diklat yang diadakan Jawa Pos Radar Malang bersama Disdikbud Kota Malang, 2025 lalu.

MALANG KOTA, RADAR MALANG – Bukan hanya isapan jempol, Diklat Jurnalistik Guru SD/MI se-Kecamatan Kedungkandang telah menjadi ajang memperkuat literasi sekolah. Hal itu terbukti seperti tahun lalu saat kegiatan yang digelar Jawa Pos Radar Malang bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang ini sukses melahirkan karya.

Sebanyak 25 guru SD dan MI Kecamatan Kedungkandang berhasil menerbitkan buku antologi Pena Tajam Lawan Tirani. Buku yang di-launching langsung oleh Wali Kota Malang Dr Ir H. Wahyu Hidayat MM tersebut jelas menjadi cerminan bagaimana semangat literasi para pendidik nyata terwujudkan.

Koordinator Diklat Jurnalistik Guru SD/MI se-Kecamatan Blimbing Bachtiar Eko S menyampaikan rasa bangga dan terima kasihnya atas pencapaian ini. ”Kami  bersama Disdikbud Kota Malang akan terus menggaungkan literasi untuk para guru. Hal ini terus diupayakan menuju Kota Malang yang berliterat dan memiliki karya buku yang ber-ISBN,” tegasnya.

Tahun ini, diklat kembali digelar. Dalam diklat ini peserta akan diedukasi bagaimana cara menulis berita yang mudah oleh Wakil Pimpinan Redaksi Jawa Pos Radar Malang Mahmudan. Selain itu, para guru juga akan praktik membuat berita untuk konten di media sosial (medsos) sekolah dan mengaplikasikan standar operasional prosedur (SOP) untuk menerima tamu LSM serta wartawan abal-abal alias bodrex.

Jawa Pos Radar Malang juga menggandeng salah satu penulis buku terbaik dari PT.
 Cita Intrans Selaras Wawan Sulthon Fauzi MPd bersama Kepala Editor Penerbit Uni Ruchul Janah untuk menjadi pemateri. Keduanya akan merancang program untuk membuat buku antologi bagi seluruh peserta yang ikut.

Hanya dengan kontribusi sebesar 450 ribu rupiah, peserta akan mendapatkan fasilitas yang sangat lengkap.  Mulai dari buku antologi yang ber-ISBN, sertifikat yang ditanda tangani oleh Kepala Disdikbud Kota Malang Suwarjana SE MM, juga makan dan snack selama acara berlangsung. 

Untuk sekolah yang belum mendaftarkan diri bisa langsung mengisi link berikut : https://bit.ly/DiklatKedungkandang2026. Info lebih lanjut bisa menghubungi Amel di nomor 0858 5168 6917 atau Imel 0812 2583 7639. (bes)

Editor : A. Nugroho
diklat junalistik Jawa Pos radar malang kedungkandang