Lewat Studi Lapang CSR, Dosen dan Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNMER Malang Dampingi UMKM di Tosari

A. Nugroho • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 19:27 WIB
BERDAYA: Pelaksanaan FGD dengan pelaku UMKM Dusun Wonomerto.
BERDAYA: Pelaksanaan FGD dengan pelaku UMKM Dusun Wonomerto.

MALANG, RADAR MALANG - Dosen dan mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Merdeka (UNMER) Malang menggelar forum group discussion (FGD) dan pelatihan pembuatan materi promosi serta identitas visual produk bagi pelaku UMKM yang berada di Dusun Wonomerto, Desa Tosari, Kabupaten Pasuruan, Sabtu, 18 Juli 2026.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari studi lapang mata kuliah Corporate Social Responsibility (CSR) yang dilaksanakan bersama Komunitas Bala Daun Mertasari pada 17–18 Juli 2026. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mempelajari CSR di ruang kelas, tetapi juga melihat langsung praktik pemberdayaan masyarakat dan implementasi program berbasis kolaborasi di lapangan.


FGD dan pelatihan tersebut dipandu oleh dosen Program Studi Ilmu Komunikasi UNMER Malang, yaitu Sri Widayati, S.Pd., M.Si., Fajaria Menur Widowati, S.I.Kom., M.I.Kom., dan Irma Mufita Yulistiowati, S.I.Kom., M.I.Kom., dengan dibantu mahasiswa peserta studi lapang CSR.
Sebelum pelatihan dimulai, tim dosen terlebih dahulu menggelar FGD bersama pelaku UMKM setempat. FGD ini dilakukan untuk menggali kebutuhan, kendala, dan potensi pengembangan promosi produk UMKM, terutama dalam pemanfaatan media digital. Melalui forum tersebut, peserta menyampaikan pengalaman mereka dalam memasarkan produk, tantangan dalam membuat konten promosi, serta kebutuhan pendampingan yang sesuai dengan kondisi usaha masing-masing.
Pelatihan kemudian dilanjutkan dengan praktik pembuatan materi promosi dan identitas visual produk. Peserta dikenalkan pada penggunaan Canva dan teknologi AI untuk membuat logo sederhana, menghasilkan ide foto produk, menyusun materi promosi, hingga merancang desain packaging yang lebih menarik dan sesuai dengan karakter produk.

Dosen pengampu mata kuliah CSR, Fajaria Menur Widowati, S.I.Kom., M.I.Kom., mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi ruang belajar bagi mahasiswa untuk memahami CSR secara lebih luas.

“CSR tidak cukup dipahami dari teori atau laporan perusahaan saja. Mahasiswa perlu melihat bagaimana program dijalankan di lapangan, siapa saja yang terlibat, dan bagaimana masyarakat merespons. Melalui kegiatan ini, mahasiswa belajar bahwa CSR adalah kerja kolaboratif antara perusahaan, mitra pelaksana, komunitas, dan masyarakat,” ujar Fajaria.
Menurut Fajaria, pendampingan UMKM juga menunjukkan bahwa komunikasi memiliki peran penting dalam pemberdayaan masyarakat. Mahasiswa dapat menerapkan keilmuan komunikasi secara langsung, mulai dari membantu menyusun pesan promosi, membuat materi visual, hingga memahami kebutuhan komunikasi pelaku usaha kecil di tingkat lokal.

KREATIF: Pelaksanaan praktik pembuatan materi promosi dan identitas visual produk
KREATIF: Pelaksanaan praktik pembuatan materi promosi dan identitas visual produk.

“Mahasiswa tidak hanya datang untuk observasi, tetapi juga memberikan kontribusi sesuai bidang keilmuannya. Dalam pelatihan ini, mereka membantu pelaku UMKM membuat materi promosi sederhana dengan memanfaatkan Canva dan AI. Harapannya, pelaku UMKM bisa lebih percaya diri dalam mempromosikan produknya,” tambahnya.

Selain FGD dan pelatihan UMKM, mahasiswa juga mengikuti rangkaian studi lapang bersama Komunitas Bala Daun Mertasari. Kegiatan tersebut meliputi pemaparan program konservasi dan pemberdayaan masyarakat, praktik menghitung serapan emisi karbon, serta kunjungan ke sumber mata air setempat.
Ketua Komunitas Bala Daun Mertasari, Kariadi, menjelaskan berbagai program konservasi dan pemberdayaan yang telah dilakukan komunitas bersama masyarakat. Ia juga menyampaikan bahwa Bala Daun Mertasari pernah menjalin kolaborasi dengan sejumlah perusahaan dan lembaga dalam pelaksanaan program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL).
Bu Yulis, salah satu pelaku UMKM setempat, menyampaikan bahwa pelatihan tersebut membantu pelaku usaha dalam memahami cara memanfaatkan aplikasi digital untuk promosi produk. Menurutnya, penggunaan Canva dan AI dapat membantu UMKM membuat tampilan produk menjadi lebih menarik, mulai dari logo, foto produk, materi promosi, hingga desain packaging.
Kariadi juga memberikan apresiasi terhadap kehadiran dosen dan mahasiswa Ilmu Komunikasi UNMER Malang. Ia menilai seluruh rangkaian kegiatan berjalan interaktif, baik saat sesi materi, observasi lapangan, maupun ketika pendampingan bersama pelaku UMKM.


Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan semakin memahami bahwa praktik CSR tidak hanya berkaitan dengan program perusahaan, tetapi juga dapat diwujudkan melalui kolaborasi, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan potensi lokal. Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk kontribusi Program Studi Ilmu Komunikasi UNMER Malang dalam mendukung pengembangan UMKM lokal melalui pemanfaatan komunikasi digital. (*)

Editor : A. Nugroho
UMKM Unmer malang