Prodi HI UNESA Dampingi Siswa SLB BC Kepanjen Kenali Akses Beasiswa dan Studi Lanjut

Indra Andi • Dipublikasikan Sabtu, 8 Agustus 2026 | 17:30 WIB
 
Universitas Negeri Surabaya (UNESA) Bersama Siswa Penyandang Disabilitas SLB BC Kepanjen, Kabupaten Malang
Universitas Negeri Surabaya (UNESA) Bersama Siswa Penyandang Disabilitas SLB BC Kepanjen, Kabupaten Malang
 
MALANG  – Program Studi Hubungan Internasional (HI), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) menggelar Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di SLB BC Kepanjen, Kabupaten Malang. Kegiatan tersebut mendorong siswa penyandang disabilitas mengenal peluang pendidikan tinggi, beasiswa, hingga studi ke luar negeri.
 
Kegiatan yang digelar 5 Agustus 2026 itu diikuti sekitar 36 siswa, 30 wali murid, dan 15 guru SLB BC Kepanjen. Program mengusung tema penguatan motivasi dan pendampingan akses beasiswa studi lanjut luar negeri sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDGs 16 tentang Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh.
 
Kepala SLB BC Kepanjen, Yulia Esti Mulyani, mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, program dari Prodi HI UNESA memberikan motivasi sekaligus membuka wawasan siswa dan orang tua mengenai peluang melanjutkan pendidikan.
 
Kegiatan dibagi dalam dua sesi, yakni kelas parenting untuk wali murid dan pelatihan wawasan global bagi siswa.
 
Dalam kelas parenting, dosen Prodi HI UNESA Moh. Najmuddin menjelaskan jalur penerimaan mahasiswa baru bagi penyandang disabilitas, fasilitas kampus yang ramah difabel, serta sejumlah peluang beasiswa, termasuk LPDP dan beasiswa studi ke luar negeri.
 
Materi juga diperkuat dengan pengalaman Eka Wulandari, penyandang disabilitas sekaligus lulusan Universitas Brawijaya. Ia membagikan pengalaman menempuh pendidikan tinggi hingga memasuki dunia kerja untuk memotivasi para orang tua.
 
Sementara itu, siswa mengikuti pelatihan wawasan global secara interaktif. Mereka diajak mengenal keberagaman budaya, kehidupan masyarakat di berbagai negara, serta peluang belajar di luar negeri melalui peta dunia, poster, video, dan permainan edukatif.
 
Ketua pelaksana kegiatan, Annisa Ridhatul Khatimah, mengatakan program tersebut menjadi bagian dari komitmen Prodi HI FISIPOL UNESA dalam mendorong pendidikan yang inklusif.
 
“Kami ingin memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama memperoleh pendidikan berkualitas tanpa memandang kondisi fisiknya,” ujar Annisa.
 
Ia berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan pemahaman siswa, orang tua, dan guru bahwa penyandang disabilitas memiliki peluang yang sama untuk melanjutkan pendidikan tinggi dan memperoleh beasiswa.
 
Kolaborasi antara UNESA dan SLB BC Kepanjen diharapkan terus berlanjut melalui berbagai program pemberdayaan untuk memperkuat pendidikan inklusif dan mendukung pencapaian SDGs. (Aw)
Editor : Indra Andi
Universitas Negeri Surabaya FISIPOL UNESA SLB BC Kepanjen