RADAR MALANG-Assesmen kepada pelajar SD dan SMP di Kota Malang bakal segera dilakukan. Pemkot Malang bakal melaksanakan psikotes yang bekerja sama dengan Universitas Islam Malang (Unisma). Pelaksanaan tes ini tidak dipungut biaya alias gratis.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang Suwarjana mengatakan, program ini merupakan salah satu implementasi kerja sama antara Pemkot Malang dan Unisma. Kerja sama yang disepakati beragam. Tujuannya untuk mendukung pelaksanaan program pendidikan.
Di antaranya, meliputi program magang mahasiswa, riset, hingga psikotes gratis. Itu tujukkan kepada siswa SD dan SMP negeri di Kota Malang. Program itu akan berlangsung mulai pada bulan Agustus ini.
Program psikotes diharapkan membantu sekolah memetakan bakat, minat, dan potensi siswa tanpa membebani orang tua dengan biaya tambahan. ”Tesnya dipastikan gratis. Kami ada kerja sama, nanti yang menguji adalah teman-teman dari Unsima,” terang Suwarjana kepada wartawan koran ini.
Layanan psikotes akan diterapkan di seluruh SD dan SMP di Kota Malang. Hasil asesmen nantinya menjadi bahan pertimbangan sekolah maupun orang tua, dalam mengarahkan potensi akademik dan nonakademik peserta didik. Harapannya, membantu sekolah dan orang tua mengembangkan bakat dan minat siswanya.
Jana menjelaskan, psikotes tidak hanya menyasar siswa kelas akhir yang akan melanjutkan ke jenjang berikutnya. Tetapi juga diberikan kepada siswa kelas lain menyesuaikan kebutuhan sekolah. ”Tidak menutup kemungkinan untuk anak-anak kelas 7 dan 8 serta kelas yang lain,” ujarnya. (adk/gp)
Editor : Galih R Prasetyo