MALANG KOTA, RADAR MALANG – SMA Katolik St. Albertus Malang (SMA Dempo) menunjukkan kepeduliannya terhadap pelestarian lingkungan sekaligus menjaga ikon sejarah Kota Malang. Dalam rangkaian perayaan HUT ke-90, sekolah legendaris tersebut melakukan penanaman 90 pohon palem raja di kawasan Jalan Dempo, yang selama ini dikenal sebagai salah satu landmark bersejarah Kota Malang.
Kegiatan tersebut melibatkan guru, karyawan, dan siswa SMA Dempo, serta mendapat dukungan dan pendampingan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang.
Penanaman dilakukan pada sejumlah titik yang sebelumnya kosong akibat beberapa pohon palem raja yang mati dan tidak lagi berjajar rapi.
Ketua Panitia Perayaan 90 Tahun SMA Dempo, Nur Christian, menjelaskan bahwa keberadaan palem raja di Jalan Dempo memiliki nilai historis yang erat dengan identitas sekolah dan wajah Kota Malang. Karena itu, pihaknya berinisiatif melakukan revitalisasi melalui penanaman kembali pohon-pohon yang hilang.
Palem raja di Jalan Dempo merupakan salah satu landmark historis Kota Malang sekaligus penanda khas menuju SMA Katolik St. Albertus Malang. Saat ini beberapa pohon dalam kondisi mati sehingga mengurangi keindahan dan kerapian kawasan tersebut. Melalui momentum 90 tahun SMA Dempo, kami ingin ikut berkontribusi mengembalikan keasrian dan keindahan kawasan ini,” ujar Nur Christian.
Menurut dia, penanaman 90 pohon palem raja tidak hanya menjadi simbol usia sekolah yang telah memasuki sembilan dekade, tetapi juga wujud komitmen SMA Dempo dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan perkotaan.
Selain mempercantik koridor Jalan Dempo, program tersebut diharapkan mampu memperkuat kesadaran seluruh warga sekolah terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Kegiatan juga menjadi sarana edukasi bagi siswa mengenai peran generasi muda dalam menjaga ruang hijau di tengah perkembangan kota.
Keberadaan deretan palem raja selama ini menjadi salah satu ciri khas kawasan Jalan Dempo yang dikenal masyarakat luas. Dengan penanaman kembali pohon-pohon yang hilang, SMA Dempo berharap keindahan dan nilai historis kawasan tersebut dapat terus terjaga untuk generasi mendatang.
Rangkaian kegiatan lingkungan ini menjadi bagian dari berbagai agenda yang digelar SMA Dempo dalam menyambut usia ke-90 tahun, sekaligus menegaskan kontribusi sekolah terhadap pendidikan, pelestarian lingkungan, dan pembangunan Kota Malang. (llk)
Editor : A. NugrohoSumber : Radar Malang