MALANG KOTA – Antusias guru Kota Malang untuk mengikuti Diklat Jurnalistik SD/MI se-Kecamatan Blimbing sangat tinggi. Sampai kemarin (12/8), tercatat kuota peserta sudah mendekati 100 persen dan hanya tersisa 10 tempat lagi.
Dalam diklat ini, Wakil Pimpinan Redaksi Jawa Pos Radar Malang Mahmudan nantinya akan menjadi salah satu pemateri. Tak hanya ilmu jurnalisme, Mahmudan juga akan memberikan edukasi pembuatan Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk menerima tamu LSM serta wartawan bodrex dan abal-abal.
Selain itu, ada Direktur PT Cita Intrans Selaras Wawan Sulthon Fauzi MPd yang juga merupakan salah satu penulis buku terbaik di Kota Malang. Nantinya, seluruh peserta akan diarahkan untuk membuat buku antologi pertama karya guru SMP di Kota Malang.
Ada 2 SD Negeri berpartisipasi dalam acara ini, dari 44 sekolah negeri yang ada di Kecamatan Blimbing. Diantaranya, SDN Purwantoro 1 dan SDN Kesatrian 1. Sedangkan untuk madrasah ada MINU Maudlu Ulum, dan swasta SD Katolik Marsudisiwi.
Sedangkan untuk SD swasta, ada tiga sekolah yang bersemangat untuk belajar jurnalistik dan mengantisipasi berita hoax yang ada di sekolah. Di antaranya, SD Muhammadiyah 9, SDK Mardiwiyata 1, dan SDK Santo Yusuf ll Malang.
“Banyak sekali prestasi dan informasi update yang ada di sekolah kami. Tapi, belum maksimal secara pemberitaan. Semoga dengan guru kami ikut sertakan di acara ini, bisa meningkatkan literasi di sekolah kami,” jelas Kepala SDN Purwantoro 1 Drs Priyo Hadi Wijayanto MPd.
Kepala Disdikbud Kota Malang Suwarjana SE MM berterima kasih untuk partisipasi seluruh sekolah untuk mensukseskan kegiatan ini. “Semoga guru bisa menjadi contoh penguatan literasi dengan karya buku yang dibuat. Media sosial sekolah semakin hidup dengan narasi-narasi yang positif,” tutupnya. (bes)
Editor : A. NugrohoSumber : Radar Malang