Kuis Literasi Pagi dan Duta Literasi, Langkah Nyata SDN Oro-oro Dowo Bangkitkan Minat Baca Siswa 

A. Nugroho • Dipublikasikan Jumat, 14 Agustus 2026 | 10:09 WIB
Dwi Pudji Astutik, S.Pd, Kepala SDN Oro-oro Dowo
Dwi Pudji Astutik, S.Pd, Kepala SDN Oro-oro Dowo

MALANG, RADAR MALANG - Capaian Rapor Pendidikan bidang literasi di SDN Oro-oro Dowo mengalami penurunan yang cukup signifikan yaitu sebesar 11,11 persen. Data menunjukkan capaian literasi yang sebelumnya menyentuh angka 100 persen pada tahun 2024 mengalami penurunan menjadi 88,89 persen pada 2025. Meskipun angka ini masih menunjukkan kategori yang baik, penurunan tersebut menjadi indikator adanya penurunan efektivitas  literasi di kelas. Termasuk disebabkan berkurangnya intensitas pembiasaan membaca siswa.

Menanggapi kondisi ini, Kepala SDN Oro-oro Dowo, Dwi Pudji Astutik, S.Pd., meluncurkan terobosan Kuis Literasi Pagi dan Duta Literasi. Kegiatan ini  demi mengaktifkan kembali semangat membaca peserta didik secara terstruktur sepanjang minggu. Pada hari Senin dan Selasa para siswa diajak membuat soal sederhana dari bacaan mereka. Selanjutnya, pada hari Rabu dan Kamis setiap anak saling mengerjakan soal yang telah dibuat. Lalu   kegiatan ditutup dengan refleksi bersama antara guru dan siswa pada hari Jumat. Kegiatan refleksi untuk melihat perkembangan belajar mereka secara menyeluruh.

Untuk mendukung kelancaran kegiatan harian ini, setiap kelas kini dilengkapi dengan kotak literasi. Kotak Literasi  jumlahnya disesuaikan dengan mata pelajaran yang ada di setiap kelas. Kotak-kotak tersebut berfungsi sebagai tempat menampung soal-soal buatan siswa. Dan sekaligus lembar hasil pekerjaan harian agar tertata dengan rapi.

Kehadiran Duta Literasi di setiap kelas juga menjadi penggerak utama yang membantu pelaksanaan Kuis Literasi Pagi.  Para duta juga mengajak teman-teman aktif belajar, serta menjaga konsistensi jalannya kuis harian.

Pembiasaan yang sederhana ini perlahan-lahan mengubah suasana sekolah pada pagi hari menjadi lebih hidup.  Di  ruang kelas dan perpustakaan kembali dipenuhi oleh interaksi belajar yang menyenangkan.
Dampak positif dari hadirnya program ini dirasakan langsung oleh para pendidik yang mendampingi siswa setiap hari di dalam kelas.

Guru Kelas 3, Rizaldi Pratama Putra, S.Pd., S.Kom., mengungkapkan bahwa Kuis Literasi Pagi menjadi kegiatan yang sederhana namun memberikan dampak positif bagi peserta didik.

Kegiatan ini mampu menumbuhkan minat membaca, melatih daya pikir, sekaligus membangun keberanian dan kepercayaan diri peserta didik. Dengan kuis literasi pagi  suasana pagi menjadi lebih aktif, menyenangkan, dan penuh semangat sebelum pembelajaran dimulai.

Dia juga berharap kegiatan ini dapat terus menjadi budaya positif di sekolah dan menginspirasi siswa untuk semakin gemar berliterasi.

Melalui sinergi yang kuat antara kepala sekolah, guru, dan seluruh siswa, Sekolah yang terletak di Jl. BS. Riadi GG VIII ini optimistis mampu meningkatkan capaian literasi secara signifikan. 

Laporan guru dan evaluasi berkala terus dilakukan agar program ini tetap relevan, menarik, dan tidak menjadi beban bagi anak-anak saat mengawali hari mereka. Dengan komitmen yang terjaga, Kuis Literasi Pagi dan Duta Literasi diharapkan tidak hanya memperbaiki angka pada Rapor Pendidikan. Lebih dari itu , juga diharapkan bisa  melahirkan generasi muda yang kritis, berwawasan luas, serta mencintai dunia membaca sepanjang hayatnya. (*)

Editor : A. Nugroho
Sumber : Radar Malang
SDN Oro-oro Dowo bidang literasi penurunan rapor pendidikan