Kegiatan diikuti oleh seluruh murid, guru, dan tenaga kependidikan MTsN 2 Kota Malang. Talkshow turut menghadirkan mahasiswa S2 Pendidikan Bahasa Arab Universitas Negeri Malang (UM) dan mahasiswa Asrama Internasional UM sebagai guest star, yaitu Mohd Shams Ansari dari India, Mohammad Naim Bahar dari Afganistan, Amna Younis dari Pakistan, dan Walaa Osama dari Mesir.
Baca Juga: Hari Pramuka ke-65 2026, Usung Tema Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045
Dalam sambutannya, Kepala MTsN 2 Kota Malang Anita Yusianti MPd menyampaikan pentingnya memberi ruang siswa untuk memperoleh pengalaman belajar yang lebih luas. ”Termasuk mengenal kehidupan dan budaya masyarakat dari berbagai negara,” ujar Anita kemarin.
Suasana kegiatan semakin meriah dengan penampilan talenta peserta didik. Dewan galang, tapak suci, dan tari tradisional turut menunjukkan kreativitas di hadapan seluruh peserta. Penampilan tersebut menjadi bagian dari upaya madrasah untuk memberikan ruang bagi peserta didik dalam mengembangkan bakat, keberanian, kedisiplinan, serta rasa percaya diri.
Berbagai hal menarik mengenai bahasa, tradisi, makanan, kesenian, kehidupan masyarakat, dan kebiasaan di negara masing-masing menjadi bagian dari perbincangan. Peserta didik juga mendapatkan kesempatan untuk bertanya dan berdialog secara langsung sehingga kegiatan berlangsung dinamis dan komunikatif.
Selain mengenalkan budaya, talk show menjadi sarana pembelajaran untuk menanamkan sikap toleransi, keterbukaan, penghargaan terhadap perbedaan, komunikasi lintas budaya, dan persahabatan antarbangsa. Peserta didik diajak memahami bahwa keberagaman bukanlah penghalang untuk membangun hubungan yang harmonis, melainkan kekayaan yang dapat mempererat persaudaraan.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen MTsN 2 Kota Malang dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pengetahuan, tetapi juga membangun karakter, keterampilan komunikasi, kreativitas, toleransi, dan wawasan global. Dengan bekal tersebut, para peserta didik diharapkan tumbuh menjadi generasi yang mampu beradaptasi dengan perkembangan dunia, tetap berpegang teguh pada nilai-nilai luhur bangsa, serta siap berkontribusi menuju Indonesia Emas 2045.(*/dan)
Editor : A. NugrohoSumber : Radar Malang