DSE FKG UB 2026 Sukses Digelar, Satukan Prestasi, Kreativitas, dan Kolaborasi 

A. Nugroho • Dipublikasikan Kamis, 20 Agustus 2026 | 12:17 WIB
KOMPAK: Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Brawijaya (FKG UB) kembali menyelenggarakan Dentistry Scientific Competition (DSE) FKG UB 2026 Ke-17.
KOMPAK: Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Brawijaya (FKG UB) kembali menyelenggarakan Dentistry Scientific Competition (DSE) FKG UB 2026 Ke-17.

MALANG, RADAR MALANG - Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Brawijaya (FKG UB) kembali menyelenggarakan Dentistry Scientific Competition (DSE) FKG UB 2026 ke-17. DSE Ke-17 ini diadakan pada 1-2 Agustus 2026 ini merupakan kompetisi ilmiah yang mempertemukan mahasiswa/i dan siswa/i dari berbagai daerah di Indonesia.


Kompetisi ini sebuah ajang tahunan yang menjadi wadah bagi mahasiswa/i dan siswa/i untuk mengembangkan potensi akademik, kreativitas, serta memperluas jejaring di bidang kesehatan. Mengusung semangat kompetisi yang sehat dan kolaboratif, DSE 2026 menghadirkan rangkaian kegiatan yang memadukan aspek ilmiah, seni, dan apresiasi terhadap prestasi mahasiswa. Beragam perlombaan yang diselenggarakan meliputi National Dental Quiz, International Public Poster, National Health Debate, National Educational Video Competition-High School, International Literature Review dan International Essay Competition.

SEMANGAT::DSE 2026 menghadirkan rangkaian kegiatan yang memadukan aspek ilmiah, seni, dan apresiasi terhadap prestasi mahasiswa.
SEMANGAT::DSE 2026 menghadirkan rangkaian kegiatan yang memadukan aspek ilmiah, seni, dan apresiasi terhadap prestasi mahasiswa.

 

Rangkaian kegiatan pada 1 Agustus adalah Grand Final yang bertempatan di FKG UB. Grand final dihadiri oleh Juri-juri dari Internal maupun Eksternal FKG UB. Para peserta kemudian mempresentasikan hasil karya, menyampaikan gagasan, serta menunjukkan kemampuan dan pengetahuan di hadapan dewan juri. Suasana kompetisi berlangsung sangat tegang dan seru, setiap finalis berupaya memberikan penampilan terbaik hingga seluruh rangkaian grand final selesai. Selanjutnya pada 2 Agustus, rangkaian acara diawali dengan pembukaan yang merupakan sambutan-sambutan dari pihak yang terlibat seperti Wakil Dekan 3 FKG UB, drg.  Sinta Candra Wardani, M.Biomed, serta ketua pelaksana kegiatan ini Ilham Fikri. Sambutan yang diberikan berupa penyampaian apresiasi kepada seluruh panitia, peserta, dan pihak yang telah mendukung terselenggaranya DSE ke-17. 

Memasuki sesi hiburan, para tamu disuguhkan penampilan tari tradisional dan pertunjukan band mahasiswa yang berhasil menciptakan suasana hangat dan penuh semangat. Penampilan tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menunjukkan bakat di bidang seni sekaligus mempererat kebersamaan seluruh civitas akademika dan peserta yang hadir.


Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan presentasi dari Student Inbound FKG UB yang membagikan pengalaman belajar dan pertukaran budaya selama mengikuti program internasional di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Brawijaya. Sesi ini menjadi bukti komitmen FKG UB dalam memperluas jejaring internasional sekaligus memperkenalkan lingkungan akademik yang inklusif kepada mahasiswa dari berbagai negara.

Puncak acara berlangsung pada sesi Awarding, di mana para pemenang dari berbagai kategori kompetisi menerima penghargaan atas prestasi dan inovasi yang telah mereka tunjukkan selama DSE ke-17. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi terhadap semangat kompetisi, kreativitas, serta dedikasi para peserta dalam mengembangkan ilmu pengetahuan di bidang kedokteran gigi.


Acara ditutup dengan penutupan resmi oleh MC. Melalui penyelenggaraan DSE ke-17, FKG UB kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan kompetisi ilmiah yang tidak hanya mendorong lahirnya inovasi dan prestasi, tetapi juga memperkuat kolaborasi, kreativitas, serta jejaring nasional maupun internasional di bidang kesehatan. (*)

Editor : A. Nugroho
kedokteran gigi FKG UB malang