MALANG KOTA – SMA Muhammadiyah 1 Malang (SMAMSA) menggelar Kemah Kebangsaan 2026 di Bumi Perkemahan Coban Rondo pada 15-18 Agustus. Peserta mendapat materi sketsa panorama dari Kwarda HW, penguatan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB), Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD), serta simulasi kebencanaan dari Maharesigana Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).
Para peserta juga diajak mengenal kekayaan Nusantara melalui materi Olah Rasa: Mengenal Rempah Nusantara yang disampaikan Malik Yus Setyawan. Kegiatan dilanjutkan dengan memasak dan makan bersama serta salat berjamaah.
Baca Juga: SMAMSA Perluas Jejaring Global Lewat MoU dengan Mitra Pendidikan Internasional
Pada malam hari, peserta mendapatkan materi tentang rasi bintang dan navigasi darat dari Kwarda HW Kota Malang. Kegiatan dilanjutkan jelajah malam untuk melatih keberanian dan kekompakan.
Pada Minggu (16/8), setelah sarapan dan mengikuti Senam Anak Indonesia Hebat, peserta mengikuti materi Peraturan Baris-Berbaris (PBB) yang disampaikan Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) Kota Malang.
Setelah itu mengikuti outbound dan materi mountaineering berupa rappeling yang dipandu Kwarda HW Kota Malang. Malam harinya, digelar prosesi penyalaan api unggun dan pentas seni. Puncak kegiatan berlangsung Senin (17/8), bertepatan dengan peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia.
Baca Juga: Hadirkan Ketua PDM Kota Malang, SMAMSA Rilis Film Selembar Kertas Penuh Makna di MCC
”Pengalaman selama kemah ini diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan rekreatif. Kami ingin nilai-nilai yang diperoleh dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga Kemah Kebangsaan menjadi sarana pembentukan karakter, penguatan kebersamaan, dan penanaman nilai-nilai kebangsaan pada generasi muda,” kata Kepala SMA Muhammadiyah 1 Malang Dra Umi Mafrukhah. (gp)
Editor : A. NugrohoSumber : Radar Malang