MALANG KOTA, RADAR MALANG – Setelah suskses menggelar diklat jurnalistik untuk guru di empat Kecamatan se-Kota Malang. September ini, Jawa Pos Radar Malang bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang akan melaksanakan diklat untuk Guru SD/MI di Kecamatan Sukun, pada 28 September mendatang.
Acara ini merupakan diklat rutin yang sudah digelar sejak 2023 lalu. Pada 2025, sebanyak 30 guru SD/MI di Kecamatan Sukun sukses menerbitkan buku Kompas yang Kehilangan Fungsi. Buku tersebut di-launching langsung oleh Wali Kota Malang Dr Ir H. Wahyu Hidayat MM dalam peringatan Hari Guru Nasional (HGN).
Tahun ini, Jawa Pos Radar Malang bersama Disdikbud Kota Malang, akan terus menggaungkan literasi untuk para guru SD dan MI Negeri-Swasta di Kota Malang. Hal ini untuk mewujudkan program One Teacher, One Book.
Pada kegiatan diklat tahun ini, Jawa Pos Radar Malang menggandeng penulis buku terbaik dari PT Cita Intrans Selaras Wawan Sulthon Fauzi MPd yang akan menjadi pemateri bersama kepala editor penerbit Uni Ruchul Janah.
Selama diklat, peserta akan mendapatkan materi bagaimana membuat Standar Operasional Prosedur (SOP) menerima wartawan bodrex dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dari Wakil Pimpinan Redaksi Jawa Pos Radar Malang Mahmudan.
Hanya dengan kontribusi Rp 450 ribu, seluruh peserta akan mendapatkan fasilitas buku antologi yang sudah ber-ISBN, dan sertifikat yang di tanda tangani Kepala Disdikbud Kota Malang Suwarjana SE MM. Pendaftaran bisa mengisi link berikut : https://bit.ly/DiklatSukun2026. Atau menghubungi Amel 0858 5168 6917 atau Imel 0812 2583 7639.
Koordinator Diklat Jurnalistik Guru SD/MI se-Kecamatan Sukun Bachtiar Eko S. berharap kegiatan ini bisa menjadi momentum memperkuat literasi di sekolah. “Dengan literasi jurnalistik, sekolah bisa memperkaya informasi untuk dikonsumsi publik. Dan buku yang dibuat guru, bisa menjadi contoh penguatan literasi bagi siswanya,” tutupnya. (bes)
Editor : A. Nugroho