MALANG KOTA, RADAR MALANG - Sebanyak 45 guru SD/MI dari Kecamatan Kedungkandang dan Blimbing antusias mengikuti diklat jurnalistik di Ocean Garden Soekarno Hatta Malang, pada Senin (31/8). Acara diklat itu merupakan kolaborasi Jawa Pos Radar Malang bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang rutin digelar sejak 2023.
Hadir dalam acara tersebut Koordinator Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kota Malang sekaligus Ketua K3S Blimbing Drs Priyohadi MPd dan Ketua K3S Kecamatan Kedungkandang Mokhamad Syahroni SPd.
Tahun ini, Jawa Pos Radar Malang dan Disdikbud kembali menghadirkan program One Teacher, One Book. ”Selain, untuk upgrade ilmu jurnalistik Dengan kegiatan ini, para guru juga bisa membuat sebuah buku Antologi,” jelas guru SDN Kedungkandang 2 Malang M. Faris Ubaidillah J. SPd.
Peserta diklat dari Kecamatan Kedungkandang. Diantaranya, SDN Bumiayu 1, SDN Bumiayu 2, SDN Bumiayu 3, SDN Bumiayu 4, SDN Tlogowaru 1, SDN Tlogowaru 2, SDN Madyopuro 1, SDN Madyopuro 2, SDN Madyopuro 4, SDN Sawojajar 1, SDN Sawojajar 3, SDN Sawojajar 5, SDN Sawojajar 6, SDN Cemorokandang 1, SDN Cemorokandang 2, SDN Cemorokandang 3, SDN Cemorokandang 4, SDN Lesanpuro 2, SDN Lesanpuro 3, SDN Lesanpuro 4, SDN Kotalama 1, SDN Kotalama 2, SDN Kotalama 4, SDN Kedungkandang 1, SDN Kedungkandang 2, SDN Arjowinangun 1, SDN Arjowinangun 2, SDN Buring, SDN Model, SDN Mergosono 4, dan SDI Khoiru Ummah Malang. Sedangkan, untuk madrasah ada MINU Hidayattul Mubtadiin, MI Al Fattah Darussalam dan MI Cemorokandang yang antusias untuk menerbitkan buku perdananya.
Untuk Kecamatan Blimbing ada SDN Purwantoro 1, SDN Purwantoro 2, SDN Kesatrian 1, SDN Purwodadi 2, SDN Blimbing 3, SD Islam Sabilillah, dan MI Ar Ridlo.
Kegiatan diklat dibuka dengan materi mengenal jenis buku fiksi dan non fiksi. Kepala Editor Penerbit PT Cita Intrans Selaras Uni Ruchul Janah dan Editor Intrans Publishing Grup Andung Eko Wijayanto SSos jadi pemateri.
Materi kedua disampaikan Redaktur Jawa Pos Radar Batu Fajar Andre Setiawan. Materi difokuskan membuat berita yang up to date dan sesuai fakta.
”Semoga karya buku Antologi yang dibuat peserta. Bisa menjadi modal penting untuk penguatan literasi di sekolah,” harap Koordinator K3S Kota Malang Drs Priyohadi MPd. (bes/gp)
Editor : A. NugrohoSumber : Radar Malang