50 Pengajar Jajal Pemanfaatan AI untuk Pembelajaran Personal melalui InovasiBelajar.id

Indra Andi • Dipublikasikan Sabtu, 5 September 2026 | 07:39 WIB
Inovasi Belajar
Inovasi Belajar

 

MALANG  – Pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di dunia pendidikan terus berkembang. Teknologi tersebut kini mulai digunakan untuk mendukung pembelajaran yang lebih personal dan adaptif.

Hal itu terlihat dalam rangkaian InovasiBelajar.id Series yang digelar bersama Nortis Academy sepanjang Agustus 2026. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 50 pengajar dari berbagai jenjang pendidikan dan sekaligus menjadi bagian dari pengujian prototipe Learning Management System (LMS) InovasiBelajar.id.

Keterlibatan pengajar dari berbagai jenjang menjadi bagian penting dalam pengembangan platform. Sebab, kebutuhan pembelajaran pada setiap jenjang memiliki karakteristik yang berbeda. Pengalaman dan respons peserta selama kegiatan menjadi masukan bagi tim pengembang untuk menyempurnakan sistem sesuai kebutuhan pengguna.

Salah satu seri kegiatan digelar di Telkom AI Center Malang dengan tema pemanfaatan AI untuk mempercepat pembuatan media pembelajaran. Kegiatan diawali pemaparan mengenai tren AI dalam pendidikan dan personalisasi pembelajaran oleh Dr. Citra Kurniawan, S.T., M.M. dari Pusat Unggulan IPTEKS Universitas Negeri Malang.

Citra menjelaskan, konsep personalisasi sebenarnya telah banyak diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, rekomendasi video di YouTube, konten media sosial sesuai minat pengguna, hingga rekomendasi produk di platform e-commerce.

Menurutnya, prinsip serupa memiliki peluang besar diterapkan dalam pendidikan. Setiap peserta didik memiliki kebutuhan, kemampuan, pengalaman, dan karakteristik berbeda sehingga proses belajar tidak selalu dapat diseragamkan.

Peserta kemudian diperkenalkan dengan NotebookLM sebagai salah satu perangkat AI yang dapat membantu pendidik mengolah berbagai sumber menjadi bahan belajar, membuat rangkuman, mengembangkan modul ajar, hingga menyusun materi yang lebih personal.

Kegiatan dilanjutkan dengan praktik produksi media pembelajaran berbasis AI. Hero Wijaya, Creative Director Nortis AI Academy, memperkenalkan tiga teknik produksi video menggunakan AI, yakni text-to-video, image-to-video, dan text-to-video with reference.

Peserta kemudian mempraktikkan proses produksi video pembelajaran bersama Hari Obbie, Content Creator sekaligus Mentor Nortis AI Academy. Mulai dari mengembangkan ide dan naskah, menyiapkan visual, hingga menghasilkan video menggunakan perangkat AI generatif.

Selain memberikan pengalaman langsung kepada pengajar, kegiatan tersebut menjadi bagian dari pengujian prototipe InovasiBelajar.id. Interaksi peserta dengan platform, mulai dari mengakses materi, mengikuti aktivitas pembelajaran, berdiskusi, hingga menggunakan sumber belajar digital, menjadi bahan evaluasi tim pengembang.

Masukan dari sekitar 50 pengajar dengan latar belakang dan jenjang pendidikan yang beragam dinilai penting untuk mengidentifikasi kebutuhan pengguna serta bagian sistem yang masih perlu disempurnakan.

InovasiBelajar.id dikembangkan tidak hanya sebagai LMS untuk menyediakan materi pembelajaran daring, tetapi juga sebagai ekosistem yang mendukung pengalaman belajar lebih personal dan adaptif.

Rangkaian kegiatan sepanjang Agustus 2026 tersebut juga menunjukkan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi, industri teknologi, dan praktisi pendidikan. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghasilkan solusi pembelajaran berbasis AI yang relevan dengan kebutuhan di lapangan.

Melalui pengujian dan evaluasi secara bertahap, InovasiBelajar.id diharapkan terus berkembang menjadi platform yang mampu memanfaatkan AI secara bermakna untuk menghadirkan pengalaman belajar yang lebih personal dan adaptif. (aw)

Editor : Indra Andi
Inovasi belajar Nortis Academy Artificial Inteligence (AI)